Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dewa United Bidik 4 Besar, Wajib Menang atas Bali United

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 19 Mei 2026 | 16:09 WIB
Bek kanan Dewa United Johnathan Pereira saat kalah melawan Persis Solo di Manahan. Banten Warriors akan menjamu Bali United dengan target mengunci peringkat keempat klasemen Super League.
Bek kanan Dewa United Johnathan Pereira saat kalah melawan Persis Solo di Manahan. Banten Warriors akan menjamu Bali United dengan target mengunci peringkat keempat klasemen Super League.

 

RADAR BALI – Perjuangan meraih poin penting di penghujung musim belum berjalan sesuai harapan bagi Banten Warriors.

Dalam laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (16/5/2026) malam, Dewa United Banten FC harus mengakui keunggulan Persis Solo dengan skor tipis 1-0.

Hasil tersebut membuat ambisi mengamankan posisi empat besar belum dapat dipastikan dan harus ditentukan hingga pertandingan terakhir musim ini.

Sepanjang pertandingan, Banten Warriors sebenarnya tampil dominan sejak menit awal. Penguasaan bola dan aliran serangan lebih banyak dikuasai Dewa United, sementara Persis memilih menunggu dan mengandalkan skema serangan balik. Sejumlah peluang berhasil diciptakan tim asuhan Jan Olde Riekerink, tetapi belum mampu dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya serang. Namun ketika Dewa United terus berupaya mencari gol, Persis justru memecah kebuntuan pada menit ke-77 melalui sundulan Luka Dumancic dalam situasi sepak pojok.

Upaya Banten Warriors untuk mengejar ketertinggalan hingga akhir pertandingan belum membuahkan hasil dan laga ditutup dengan kemenangan 1-0 untuk tuan rumah.

Evaluasi Pemain dan Optimisme Tim

Usai pertandingan, bek kanan Dewa United Johnathan Pereira mengakui pertandingan berjalan sulit karena Persis wajib menang untuk terhindar dari degradasi.

"Menurut saya, kami sebenarnya tidak bermain buruk. Kami cukup baik dalam menguasai bola dan juga menciptakan peluang, tetapi sayangnya kami tidak berhasil mencetak gol,” ujarnya.

Meski gagal membawa pulang poin, pemain asal Brasil tersebut menilai performa tim secara keseluruhan tetap menunjukkan hal positif. Ia menyebut Dewa United mampu mengendalikan permainan pada sejumlah momen, khususnya setelah memasuki babak kedua.

“Seperti yang pelatih katakan, di babak kedua kami tidak terlalu membutuhkan penguasaan bola, tetapi memang begitulah sepak bola. Kadang kami menang, kadang kami kalah,” katanya.

Lebih lanjut, Johnathan meminta tim untuk tidak larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan perjalanan Dewa United sepanjang musim tetap layak diapresiasi mengingat konsistensi yang berhasil dijaga dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya pikir dalam 15 pertandingan terakhir kami hanya kalah dua kali. Kami harus bangga dengan kerja keras yang sudah dilakukan. Kami masih memiliki satu pertandingan tersisa,” lanjutnya.

Dengan satu laga yang masih tersisa melawan Bali United di kandang, peluang mengakhiri musim di posisi empat besar memang masih terbuka secara matematis. Karena itu, Johnathan menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan terakhir.

“Tentu kami masih ingin meraih posisi keempat, tetapi sayangnya hal itu tidak hanya bergantung pada kami. Namun sekarang kami akan fokus menghadapi pertandingan terakhir,” tutupnya.

Hitung-hitungan Peluang Finis di Peringkat Keempat

Memasuki pekan ke-34, persaingan memperebutkan posisi keempat di klasemen akhir berjalan sangat ketat antara Persebaya Surabaya, Malut United FC, dan Dewa United Banten FC.

Berdasarkan situasi klasemen setelah pekan ke-33, posisi tiga tim tersebut adalah sebagai berikut:

Peringkat 4: Persebaya Surabaya – 55 poin (Selisih Gol: +21)

Peringkat 5: Malut United FC – 53 poin (Selisih Gol: +21)

Peringkat 6: Dewa United Banten FC – 53 poin (Selisih Gol: +8)

Melihat komposisi di atas, langkah Dewa United untuk bisa menembus peringkat keempat terbilang sangat berat dan hampir mustahil akibat beberapa faktor regulasi:

Poin Maksimal Dewa United: Dewa United saat ini mengantongi 53 poin dengan menyisakan satu pertandingan pamungkas melawan Bali United FC. Jika berhasil menang, poin maksimal mereka adalah 56 poin.

Skenario Bersyarat: Untuk bisa menyalip ke posisi keempat, Dewa United wajib menang atas Bali United (menjadi 56 poin), sementara Persebaya harus kalah dari Persik Kediri (tetap 55 poin).

Kendala Selisih Gol: Jika Persebaya kalah dan Dewa United menang, nilai Dewa United akan melampaui Persebaya. Namun, ada variabel Malut United FC di peringkat kelima yang juga mengoleksi 53 poin.

Jika Malut United mengalahkan Borneo FC Samarinda di pekan terakhir, poin mereka juga akan menjadi 56. Jika poin Dewa United dan Malut United sama-sama 56, penentuan peringkat akan beralih ke selisih gol.

Saat ini, Malut United unggul jauh dengan selisih gol +21, sedangkan Dewa United hanya +8. Margin 13 gol ini hampir mustahil dikejar hanya dalam satu laga sisa.

Oleh karena itu, target paling realistis bagi Dewa United di pekan terakhir ini adalah mengamankan kemenangan atas Bali United demi mengunci posisi kelima, sambil berharap Malut United terpeleset di markas Borneo FC.***

Editor : Ibnu Yunianto
#dewa united #BRI Super League #klasemen liga 1 #bali united #banten warriors