Dua nama senior yang selama ini menjadi bagian penting perjalanan klub, M. Rahmat dan Yabes Roni Malaifani, resmi mengakhiri kebersamaan mereka dengan tim kebanggaan masyarakat Bali tersebut. Perpisahan keduanya menjadi sinyal dimulainya regenerasi skuad Bali United setelah menuntaskan musim 2025/26 pada 31 Mei 2026.
KLUB kebanggaan penggila bola Pulau Dewata, Bali United FC menatap musim baru dengan langkah tegas.
Baca Juga: M. Rahmat Resmi Hengkang, Yabes Tanuri Berikan Doa yang Terbaik, Islam Slimani Terpantau di Ubud
Meski kompetisi BRI Super League 2026/27 baru akan bergulir September mendatang, manajemen Serdadu Tridatu terus bergerak melakukan evaluasi, berbenah, dan penyegaran skuad.
Nama pertama yang dilepas adalah M. Rahmat. Penyerang cepat asal Sulawesi Selatan itu menutup pengabdiannya setelah enam musim mengenakan jersey merah hitam Bali United. Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri menyampaikan apresiasi atas dedikasi pemain yang ikut mengantarkan klub meraih berbagai prestasi tersebut.
"Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama musim 2021/22 dan semoga perjalanan karier berikutnya dimudahkan dan menuju kesuksesan," ujar Yabes Tanuri pada Selasa, 2 Juni 2026 siang Wita.
Rahmat datang ke Bali United pada 2020, tepat saat klub bersiap menghadapi kompetisi domestik dan pentas Asia. Namun, pandemi Covid-19 membuat awal kariernya bersama Serdadu Tridatu tidak berjalan mulus. Meski demikian, ia tetap bertahan dan menjadi bagian penting saat Bali United bangkit dan meraih gelar juara Liga 1 musim 2021/22.
Selama berseragam Bali United, mantan pemain PSM Makassar tersebut mencatatkan 47 penampilan di berbagai kompetisi dengan torehan 27 gol dan 10 assist. Perpisahan itu pun diwarnai pesan emosional dari Rahmat kepada keluarga besar Bali United.
"Pada akhirnya saat ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Terlalu banyak kebahagiaan yang Bali United berikan untuk saya," ungkap Rahmat.
Sang "Kakak" juga Pergi
Selain Rahmat, Bali United juga resmi berpisah dengan salah satu simbol loyalitas klub, Yabes Roni Malaifani, yang begitu akrab dipanggil kakak dan hangat dengan suporter ini.
Pemain kelahiran Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur itu menjadi bagian dari perjalanan panjang Bali United sejak awal transformasi klub menuju era profesional. Selama kurang lebih 11 tahun, Yabes tumbuh bersama Serdadu Tridatu.
"Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa untuk kontribusinya selama kurang lebih 11 tahun ini dengan persembahan dua trofi Liga 1 untuk Bali United. Semoga Yabes Roni sukses untuk perjalanan karier berikutnya di tempat yang baru," kata Yabes Tanuri.
Sepanjang kariernya di Bali United, Yabes dikenal sebagai pemain serba bisa. Dari total 172 pertandingan resmi yang dijalani, Yabes mengoleksi 9 gol dan 12 assist dengan total waktu bermain mencapai 8.503 menit.
Momen perpisahan itu juga menjadi saat yang emosional bagi pemain berusia 30 tahun tersebut. Tahun 2015 hingga 2026 bukanlah waktu yang singkat.
"Ini menjadi waktunya saya untuk pamit setelah kurang lebih 11 tahun perjalanan yang tak terlupakan di tempat ini. Bali United selalu di hati saya," pungkas Yabes Roni, 30.
Kepergian dua pemain senior tersebut menandai berakhirnya satu era di Bali United. "Kini, manajemen Bali United dihadapkan pada pekerjaan besar untuk membangun kekuatan baru," tambah Yabes Tanuri. Regenerasi skuad mulai dilakukan demi menjaga daya saing Serdadu Tridatu dalam perburuan gelar musim depan. [*]
Editor : Hari Puspita