RADAR BALI – Jagat media sosial pencinta sepak bola tanah air, khususnya para pendukung Bali United, tengah dibuat bergejolak.
Akun resmi Serdadu Tridatu baru saja merilis sebuah unggahan video perkenalan yang tidak biasa untuk menyambut musim kompetisi Super League 2026/2027.
Uniknya, alih-alih menggunakan ornamen merah-putih-hitam khas klub, sebuah bola berwarna oranye menyala tampak mendominasi tayangan tersebut.
Kode visual bernuansa oranye ini langsung memantik spekulasi kuat bahwa manajemen sedang merampungkan proses transfer pemain asal Negeri Kincir Angin.
Sinyal tersebut tampaknya bukan sekadar isapan jempol. Berdasarkan laporan dari media sepak bola terkemuka Belanda, Voetbal International, Bali United dikabarkan bergerak agresif di pasar transfer Eropa untuk mengamankan tanda tangan bomber tajam SC Cambuur, Jort van der Sande.
Striker berusia 30 tahun tersebut santer dikabarkan menjadi pilihan utama untuk menjadi suksesor Boris Kopitovic di lini depan tim.
Gayung pun bersambut. Van der Sande dilaporkan sangat tertarik untuk merasakan atmosfer sepak bola Asia setelah sepanjang karier profesionalnya dihabiskan di Belanda dan Skotlandia.
Pihak SC Cambuur selaku klub pemilik bahkan bersikap kooperatif dan siap melepas sang pemain begitu detail kesepakatan final terpenuhi, bahkan mereka dilaporkan sudah mulai berburu penyerang pengganti.
Pemain kelahiran s-Hertogenbosch ini merupakan striker murni dengan fleksibilitas tinggi yang dikenal memiliki penempatan posisi serta penyelesaian akhir yang solid. Nilai pasarnya saat ini berada di kisaran Rp 6,95 Miliar.
Bersama SC Cambuur di kompetisi kasta kedua Belanda (Eerste Divisie) musim 2025/2026 lalu, ia tampil membela klub dalam 34 pertandingan dengan sumbangan 9 gol dan 2 assist selama 2.212 menit bermain.
Sebelum membela SC Cambuur, ia juga sempat merantau ke Skotlandia untuk memperkuat Dundee United, sebelum akhirnya kembali ke Belanda dan sukses membantu klubnya promosi ke Eredivisie pada periode sebelumnya.
Menariknya, ambisi Bali United untuk mendatangkan aroma Belanda tidak berhenti di satu nama saja.
Serdadu Tridatu dikabarkan juga sedang membidik rekan setim Van der Sande di SC Cambuur, Remco Balk. Penyerang sayap (winger) kanan berusia 25 tahun yang juga bisa diplot di sisi kiri ini diproyeksikan untuk mengisi kekosongan lini serang setelah manajemen memutuskan berpisah dengan Diego Campos.
Rekam jejak Balk pun terbilang mentereng; ia tampil sangat impresif musim lalu dengan mencatatkan 7 gol dan 5 assist dari total 37 pertandingan di semua kompetisi.
Sebelum di SC Cambuur, Balk tercatat pernah menimba ilmu di tim muda FC Groningen dan sempat berbaju FC Utrecht di kompetisi kasta tertinggi Belanda (Eredivisie).
Meskipun secara profesional baik Van der Sande maupun Remco Balk belum pernah bekerja sama secara langsung dengan Pelatih Johnny Jansen di level klub terdahulu, proses pendekatan berjalan sangat mulus.
Langkah ini menjadi murni bagian dari rekomendasi taktis serta pemanfaatan jaringan pemantauan bakat yang kuat di Belanda Utara.
Peran dua asisten pelatih Bali United, Ronnie Pander dan Jeffrey Talan, menjadi jembatan krusial karena memiliki kedekatan dengan wilayah Friesland, markas SC Cambuur.
Faktor kesamaan bahasa dan keberadaan gerbong staf pelatih asal Belanda inilah yang menjadi daya tarik utama bagi kedua pemain untuk memantapkan pilihan berkarier di Indonesia.
Jika rumor transfer Jort van der Sande dan Remco Balk ini benar-benar terealisasi, maka koloni Belanda di skuad asuhan Pelatih Johnny Jansen akan semakin kental.
Keduanya akan langsung melengkapi legiun asing asal Negeri Kincir Angin yang sudah bertahan di skuad saat ini, seperti gelandang Jordy Bruijn, bek Tim Receveur, kiper Mike Hauptmeijer, gelandang Thijmen Goppel, serta striker muda naturalisasi Jens Raven.
Kini, publik sepak bola Pulau Dewata hanya perlu menunggu waktu, akankah kalimat Swasti Prapta resmi menggema di Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk kedua penyerang anyar ini?***
Editor : Ibnu Yunianto