Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sebut Kakeknya Seorang Pejuang dan Tegaskan Diri Bukan Mafia Tanah

Yoyo Raharyo • Sabtu, 20 November 2021 | 00:15 WIB
sebut-kakeknya-seorang-pejuang-dan-tegaskan-diri-bukan-mafia-tanah
sebut-kakeknya-seorang-pejuang-dan-tegaskan-diri-bukan-mafia-tanah

Sidang sengketa tanah Guwang akan berlanjut pada Senin depan (22/11). Setiap sidang tanah, ratusan warga Desa Guwang selalu hadir dan berorasi di depan PN Gianyar. Putu Gede Dharma Putra, sang penggugat melanjutkan ceritanya.



IB INDRA PRASETIA, Gianyar 



PUTU Gede Dharma Putra mengakui, ada kesan selama ini ia berhadapan dengan masyarakat Desa Guwang. Namun, dia enggan untuk mundur dari upayanya mencari kebenaran.



Apalagi, selama ini Dharma mengklaim memiliki bukti yang cukup kuat atas pemilikan tanah yang saat ini disengketakan dengan Desa Adat Guwang, Desa Dinas Guwang, dan Dinas Pendidikan Gianyar.


 


Ia menegaskan berhadapan dengan desa adat hingga dinas lantaran punya bukti berupa pipil atas tanah tersebut.


 


"Logikanya, kami punya bukti. Kalau ini tidak ada, kami tidak mungkin maju (ke pengadilan, red)," ungkap Putu Gede Dharma Putra, Kamis (18/11).


 


Dalam kesempatan itu, Putu Gede Dharma Putra juga menyinggung soal sejarah kakeknya yang diklaim memiliki tanah sengketa tersebut. Kata dia, kakeknya yang bernama Ketut Gede Dharma Yuda (almarhum) merupakan seorang tokoh perjuangan.


 


“Kakek juga berperan membangun SD di Guwang yang saat ini disidangkan,” kata dia.


 


Pihaknya justru hanya meminta pengakuan mengenai status kepemilikan tanah tersebut.


 


"Kami tidak mungkin gusur sekolah, gusur pasar. Apalagi kakek seorang pendidik. Saya bukan mafia (tanah, Red)," tegasnya. (habis)

Editor : Yoyo Raharyo
#sengketa tanah #desa guwang