Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ini Dia, Durian Bawor dan Musang King, Andalan Tabanan

Hari Puspita • Senin, 14 November 2022 | 00:09 WIB
SEDANG NGETREN : Durian Bawor dan durian Musang King bibitnya ditanam di Taman Teknologi Pertanian (TPP) Sanda, Pupuan, Tabanan, Sabtu (12/11/2022). (foto : juliadi/radar bali)
SEDANG NGETREN : Durian Bawor dan durian Musang King bibitnya ditanam di Taman Teknologi Pertanian (TPP) Sanda, Pupuan, Tabanan, Sabtu (12/11/2022). (foto : juliadi/radar bali)
TABANAN - Sebanyak 250 bibit durian dengan jenis Bawor dan Musang King ditanam di Taman Teknologi Pertanian (TPP) Sanda, Pupuan, Tabanan. Penanaman buah durian unggul ini tak lain guna untuk meningkatkan hasil potensi perkebunan terutama pada tanaman buah di Tabanan.

Penanaman buah durian itu dilakukan sejumlah kepala OPD serangkai hari ulang tahun Kota Tabanan dan secara langsung dipimpin Sekda Tabanan I Gede Susila.

Menariknya bibit durian yang  dibudidayakan ini meskipun bukan bibit durian lokal Bali, namun bibit durian tersebut  sedang ngetren dan banyak diburu oleh masyarakat.

Sekda Tabanan I Gede Susila yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia mengatakan,  penanaman dua jenis bibit durian ini melihat dari potensi daerah Tabanan.

Alam Tabanan memiliki potensi besar dan lengkap, mulai dari lahan pertanian dan perkebunan yang luas. Belum juga laut, danau, bukit dan gunung yang ada di kabupaten dengan 10 kecamatan ini. Sehingga, secara geografis mendukung pengembangan bibit durian di tanam.

“Tabanan sangat komplit dibandingkan daerah lain. Maka, saat ini, mari memaksimalkan potensi hasil pertanian,” ucapnya, Sabtu (12/11/2022).

Menurut dia, dengan ditanam dua jenis durian itu, ke depan maka pemerintah optimistis dapat memenuhi pasar. Apalagi, saat ini durian lokal asal Bali, sudah banyak dikirim keluar Bali. “Orientasi kan tetap ke pasar. Apalagi durian sebagai salah buah yang digemari masyarakat," ungkapnya.

Pria yang pernah di menjadi Kepala Dinas Pendidikan Tabanan juga menambahkan pemilihan durian sebagai pohon yang ditanam, juga bertujuan menurunkan CO2 Karbon. Jadi bukan hanya dilihat hasil dari sisi ekonomis saja.

Target pihaknya untuk masyarakat ialah bagaimana bisa belajar mengembangkan buah durian.  Sehingga merasakan hasilnya.

Untuk pasar, masyarakat tidak perlu memikirkan. Karena Bali memiliki potensi besar untuk mencukupi pasar (sampai saat ini belum terpenuhi). "Jadi penanaman ratusan buah durian ini melirik pasar wisata di Bali. Itu sehingga kita kembangkan dan mulai tanam di TPP Sanda ,” tandasnya. (juliadi/radar bali)

  Editor : Hari Puspita
#durian bawor dan musang king tabanan #pertanian tabanan #durian tabanan