Astika mengungkapkan bahwa prediksi tersebut berdasarkan dengan meningkatnya jumlah kunjungan di beberapa destinasi wisata dan juga hunian kamar hotel yang ada di Karangasem.
Untuk saat ini, kunjungan wisatawan ke beberapa objek wisata favorit yang ada di Kabupaten Karangasem seperti Lempuyang, Tirta Gangga, Bukit Asah, Taman Edelweis, Besakih dan yang lainnya rata-rata mencapai 1.000 orang per hari. “Prediksi kami kemungkinan ada kenaikan kunjungan sampai 50 persen. Karena sejumlah destinasi dan hunian kamar mulai ramai,” ujarnya.
Baru-baru ini kata Astka sudah melakukan komunikasi dengan asosiasi biro perjalanan wisata (Asita) Bali, dan beberapa pelaku usaha serta pengelola objek wisata di Karangasem. Dalam komunikasi itu kata dia, ada optimisme pariwisata di Karangasem bisa bangkit pasca dihantam covid-19 selama dua tahun lebih. “Ini menjadi titik kebangkitan pariwisata di Karangasem. Perlu kerjasama semua kalangan untuk bersama memajukan pariwisata di Karangasem,” kata Astika.
Astika berharap penuh dengan gelaran G20 yang baru saja selesai digelar di Bali beberapa waktu lalu, bisa berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara ke Karangasem. “Terlebih Karangasem memiliki geografis yang cukup lengkap. Ada pegunungan, laut dan beberapa destinasi wisata vital,” bebernya.
Disinggung tentang kesiapan di sejumlah destinasi wisata, Astika memastikan seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Karangasem siap menerima kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancangera. [zulfika Rahman/radar bali]
Editor : Hari Puspita