Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten FKUB bersama Forkopimda dan Kementerian Agama Badung melaksanakan rapat berkaitan pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Kabupaten Badung. “Dalam rapat ini kita menyamakan persepsi sekaligus menyiapkan format, mudah-mudahan bisa diselesaikan. Dan ini menjadi rujukan kepada seluruh masyarakat dalam rangka pelaksanaan Nyepi di Badung. Saya selaku Ketua FKUB mengajak perangkat teknis agar benar-benar melaksanakan surat edaran seruan yang sedang disusun,” jelas Adi Arnawa pada kesempatan tersebut yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Badung I Komang Giriasa, Sekretaris FKUB Badung I Wayan Sukarya, Forkompinda Badung beserta anggota rapat FKUB.
Sementara Sekretaris FKUB Badung I Wayan Sukarya mengungkapkan, perayaan Hari Suci Nyepi bertepatan dengan hari pertama Ramadhan atau bulan puasa bagi umat muslim. Mengenai hal itu FKUB Badung mengambil inisiatif bersama Kementerian Agama dan Forkompinda Badung untuk membuat seruan terkait Hari Raya Nyepi. “Karena surat edaran dari FKUB Provinsi belum keluar, kita FKUB Badung mengambil inisiatif bersama Kementerian Agama dan Forkompinda Badung untuk membuat seruan Hari Raya Nyepi,” jelasnya.
Pihaknya menekankan Hari Raya Nyepi bukan semata-mata perayaan untuk umat Hindu akan tetapi lebih pada konsep ekologi. Karena pada perayaan Nyepi sejatinya mengupacarai alam Bali. “Selainmengharmoniskan alam Bali, logika sederhananya siapapun yang ada di wilayah di Bali ini diharapkan untuk ikut serta menjaga alam Bali lewat pelaksanaan Hari Raya Nyepi sesuai dengan Catur Brata Penyepian,” pungkasnya. (dwi/rid) Editor : M.Ridwan