Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sudah Lakukan Ground Breaking, Kelanjutan Proyek Tol Gilimanuk - Mengwi Malah Tak Jelas

M.Ridwan • Jumat, 19 Mei 2023 | 03:00 WIB
BELUM JELAS: Desain proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi
BELUM JELAS: Desain proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi
TABANAN,radarbali.id- Lama tidak terdengar kabar soal proyek tol Gilimanuk-Mengwi seperti apa kelanjutan malah belum jelas saat ini. Padahal sebelumnya peletakan batu pertama (groundbreaking) telah dilakukan di wilayah Pekutatan Jembrana pada September 2022 lalu.

Kelanjutan proyek jalan tol yang melewati tiga Kabupaten yakni Jembrana, Tabanan dan Badung ini malah menjadi pertanyaan publik. Pasalnya masyarakat yang sangat berharap dengan tol tersebut segera terwujud.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra ditemui di sela-sela kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Rabu (17/5), mengaku untuk pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi dilakukan secara bertahap. Diawali dengan lahan milik Perusda Bali yang ada di wilayah Jembrana. Termasuk pembebasan lahan masih sedang berproses.

“Terpenting penetapan lokasi (penlok) sudah selesai dilakukan,” ungkapnya.

Lalu kapan akan dilakukan pembangunannya kembali Dewa Made Indra menegaskan untuk kelanjutanya pembangunan masih menunggu dana pembiyaan. Karena ini menyangkut kemampuan keuangan. Apalagi proyek jalan tol pembiayaanya dilakukan oleh konsorrsium.

‘Pembiayaan tol itu dilakukan oleh pihak konsorsium. Maka kami harus menunggu,” imbuhnya.

Untuk diketahui pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi direncanakan tuntas tahun 2028 mendatang. Dimana pengerjaan tol itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Tol Jagat Kerthi Bali.

Tol sepanjang 96,84 km perkiraan menghabiskan biaya investasi sebesar Rp 24,6 Triliun. Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi terbagi menjadi 3 Seksi. Dengan Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 km dan Seksi 3 Soka-Mengwi sepanjang 18,9 km.

Khusus wilayah Tabanan sendiri pembangunan jalan tol Mengwi-Gilimanuk  akan melintasi 22 Desa dengan 7 kecamatan di Tabanan yang menghabiskan lahan sekitar 1069,44 hektar.  Tahap sosialisasi pun telah dilakukan hingga penetapan lokasi. Namun soal ganti rugi pembebasan lahan sama sekali belum dilakukan. (uli/rid) Editor : M.Ridwan
#proyek jalan tol #proyek tol gilimanuk - mengwi #Sekda Pemprov Bali #Dewa Made Indra #ground breaking