Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pawai PKB Tampilkan Pemuliaan Laut, Megawati Minta Gubernur Koster Tarian Bali Tidak Disuguhkan di Hotel

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 19 Juni 2023 | 03:30 WIB
TAMPIL BEDA: Salah satu peserta pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) saat dibuka Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri  di depan Monume Bajra Sandhi, Renon (18/6/2023)
TAMPIL BEDA: Salah satu peserta pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) saat dibuka Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di depan Monume Bajra Sandhi, Renon (18/6/2023)

 DENPASAR, radarbali.id -  Pesta Kesenian Bali  (PKB) XLV 2023 resmi dibuka Megawati Soekarnoputri  didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, di depan Monumen Bajra Sandhi Jalan Raya Puputan, Kota Denpasar  kemarin (18/6). 

Dalam pembukaan ajang tahunan Pemerintah Provinsi Bali,  hadir Menteri Presiden Joko Widodo, yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno;Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono; dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga. Hadir juga putra Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif. 

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyebut adanya  pembaruan dalam PKB dibandingkan sebelumnya, karena ada  pekan kebudayaan daerah di dalamnya ada permainan tradisional dan ditambah Bali World Culture Celebration. PKB tahun ini mengangkat tema Segara Kerthi: Prabhaneka Sandhi Samudra Cipta Peradaban yang mengandung makna pemuliaan laut sebagai sumber jagat semesta yang jadi asal mula lahir peradaban.

"Sejalan dengan tema seluruh karya seni dan inovatif bagaimana penting merawat dan melindungi laut beserta isinya. Karya seni bertutur betapa pentingnya laut sebagai sumber kehidupan dan penghidupan manusia untuk kesejahteraan hidup yang paripurna," tuturnya. 

Sembilan kabupaten/kota menampilkan pawai yang bertemakan laut.  PKB tahun ini diikuti 309 komunitas seni menampilkan 498 karya seni  yang melibatkan 19.000 seniman. "PKB berlangsung satu bulan ditutup pada 16 Juli 2023. Selain Seniman bali berpartisipasi kelompok seni berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa tengah, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan," jelasnya. Lebih lanjut, juga diikuti peserta dari tujuh  negara yakni, Jepang, Thailand, Australia, Belgia, India, Malaysia dan China. 

Sementara itu Megawati dalam sambutannya memberikan banyak pesan untuk Gubernur Bali Wayan Koster.  Ia menugaskan Gubernur Bali Wayan Koster untuk melestarikan kebudayaan. Ia tidak mempermasalahkan masyarakat Indonesia menyukai musik luar seperti K-pop, musik rock, dan lainnya.  Tapi, jangan sekal-kali  tidak mencintai seni Indonesia raya.

 Baca Juga: Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri Buka PKB XLV 2023, Bupati Giri Prasta: Seni Representasi Peradaban

Mantan Presiden Republik Indonesia ini juga prihatin dengan seni tari di Bali yang dipentaskan di hotel-hotel bertujuan komersial. Menurutnya, dibawa ke hotel  sudah hilang taksu penari. Ia meminta Gubernur Bali melarang tarian Bali dipentaskan di hotel-hotel karena kehilangan rohnya. "Saya bilang ke Pak Koster tolong lah jangan tarian Bali bawa ke hotel kenapa? karena kehilangan roh, juga dipotong tidak ada dari tangan Sekaa gong. Saya tahu tari Bali, secara tidak langsung saya buat kritik tidak ada maestro lagi," jelasnya. 

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memandang tarian saat ini hanya sebatas fisik bukan jiwanya. 

Selain itu, Megawati juga meminta Koster mengumpulkan dan menerjemahkan lontar.  Di dalam lontar berisi banyak hal termasuk pengobatan. Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN ia juga meminta  di Indonesia menggabungkan pengobatan tradisional dengan pengobatan modern. Menurutnya, Bali  harus digugah untuk kembali menggunakan obat tradisional. 

 Baca Juga: Mengintip Konsolidasi PDIP untuk Kemenangan Pilpres(2-habis): Penentuan Cawapres Masih Tergantung Negosiasi

Megawati juga menyoroti pertanian di Bali,  ia mengungkapkan berdasar informasi BMKG akan mengalami musim kering, Mega meminta Koster memperhatikan subak-subak di Bali karena itu karakteristik daerah Bali yang membedakan dengan daerah lain. Para petani di Bali memiliki sistem pengairan yang masih bertahan sampai saat ini. "Jadi saya sudah mengatakan kepada Pak Gubernur tolong yang namanya subak itu nanti bagaimana kalau kekurangan air? Subak itu tidak ada yang punya lho, saya lihat negara di ASEAN ada sawahnya, tidak ada sistem pengairan seperti yang ada di Bali yaitu subak," imbuhnya.  ***

Editor : M.Ridwan
#pemuliaan laut #megawati #pkb #gubernur koster #pesta kesenian bali