Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendengkur: Suara Tidur yang Sering Diabaikan

R
Penulis: Rosihan Anwar❯
Santy Sastra.
Santy Sastra.

Advertisement

 

Oleh: Santy Sastra

(Mindset Motivator & Hypnoterapist)

Advertisement

MENDENGKUR sering dianggap hal sepele dan lucu. Padahal suara dengkuran bisa menjadi tanda ada gangguan pada saluran napas saat tidur.

Secara medis, mendengkur terjadi ketika udara yang masuk tersumbat sebagian. Getaran pada jaringan lunak di tenggorokan menimbulkan suara kasar yang kita dengar.

Penyebabnya beragam. Posisi tidur terlentang, kelelahan, konsumsi alkohol, hingga kelebihan berat badan bisa membuat saluran napas menyempit.

Advertisement

Hidung tersumbat karena flu atau alergi juga memicu dengkuran. Saat hidung tidak lancar, orang cenderung bernapas lewat mulut dan menimbulkan suara.

Pada beberapa orang, mendengkur berkaitan dengan struktur tubuh. Amandel besar, lidah tebal, atau langit-langit mulut yang rendah membuat napas lebih berisik.

Mendengkur tidak selalu berbahaya. Namun jika disertai henti napas sesaat, itu bisa menjadi gejala sleep apnea. Kondisi ini perlu perhatian medis.

Sleep apnea membuat penderitanya terbangun berulang kali tanpa sadar. Akibatnya, kualitas tidur buruk meski waktu tidur terlihat cukup.

Advertisement

Artikel Terkait

Self Talk Matters Menurut Ilmu Pikiran

Self Talk Matters Menurut Ilmu Pikiran

Oleh: Santy Sastra (Mindset Motivator & Hypnoterapist)

Investasi Mental

Investasi Mental

Oleh: Santy Sastra (Mindset Motivator & Hypnoterapist)

Clinomania

Clinomania

Oleh: Santy Sastra (Mindset Motivator & Hypnoterapist)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer