
Oleh: Santy Sastra
(Mindset Motivator & Hypnoterapist)
MENDENGKUR sering dianggap hal sepele dan lucu. Padahal suara dengkuran bisa menjadi tanda ada gangguan pada saluran napas saat tidur.
Secara medis, mendengkur terjadi ketika udara yang masuk tersumbat sebagian. Getaran pada jaringan lunak di tenggorokan menimbulkan suara kasar yang kita dengar.
Penyebabnya beragam. Posisi tidur terlentang, kelelahan, konsumsi alkohol, hingga kelebihan berat badan bisa membuat saluran napas menyempit.
Hidung tersumbat karena flu atau alergi juga memicu dengkuran. Saat hidung tidak lancar, orang cenderung bernapas lewat mulut dan menimbulkan suara.
Pada beberapa orang, mendengkur berkaitan dengan struktur tubuh. Amandel besar, lidah tebal, atau langit-langit mulut yang rendah membuat napas lebih berisik.
Mendengkur tidak selalu berbahaya. Namun jika disertai henti napas sesaat, itu bisa menjadi gejala sleep apnea. Kondisi ini perlu perhatian medis.
Sleep apnea membuat penderitanya terbangun berulang kali tanpa sadar. Akibatnya, kualitas tidur buruk meski waktu tidur terlihat cukup.
