Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Isu Pasang Surut, Akademisi Sebut Rencana Bandara Bali Utara Perlu Diwujudkan, Begini Analisanya

Marsellus Nabunome Pampur • Rabu, 5 Juni 2024 | 14:10 WIB
PENLOK: Layout Bandara Bali Utara yang di seting di tepi pantai pessisir wilayah Buleleng Timur. Lokasi Bali Barat juga kuat.
PENLOK: Layout Bandara Bali Utara yang di seting di tepi pantai pessisir wilayah Buleleng Timur. Lokasi Bali Barat juga kuat.

DENPASAR, radarbali.id -Wacana pembangunan Bandara Bali Utara kembali hangat belakangan ini. Bahkan PT BIBU sendiri sudah menyatakan bahwa pembangunan tersebut dipastikan akan terealisasi. Rencana pembangunan ini sendiri masih menimbulkan pro kontra.

 Namun, Akademisi dan Pengamat Pariwisata yang merupakan Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana, Prof.I Putu Anom berpendapat jika pembanguan bandara Bali Utara sejatinya sangat perlu dilakukan.

 Selain karena untuk menyeimbangkan pembanguanan di Pulau Bali yang hanya dianggap bertumpuk di selatan, dia berpendapat jika saat ini Bandraa I Gusti Ngurah Rai juga sudah tak bisa lagi menambah run way pesawat terbangnya

 Baca Juga: Harga Komoditas Perlahan Turun, Minyak Goreng Malah Bakal Naik

"Memang kita di Bali tidak seimbang antara pembangunan  Bali Selatan dan Bali Utara, Bali timur maupun Bali barat," katanya, Selasa (4/6).

 Dia menganggap perlu adanya pembanguan bandara tersebut. Apalagi saat ini menurut dia, sebagian besar masyarakat Buleleng juga menginginkan adanya pembanguan tersebut. 

 "Masyarakat Buleleng menginginkan. Karena di Bali Selatan, untuk memperpanjang landasan di Ngurah Rai tidak memungkinkan lagi. Tak masalah ada pembangunan di Bali Utara," ujarnya. Dia juga berharap agar investor bisa membangun bandara Bali Utara lebih luas dari kawasan bandara I Gusti Ngurah Rai.

 Baca Juga: Polda Bali dan Pertamina Sebut Kelangkaan hanya di Pengecer, Klaim Distribusi Gas LPG 3Kg Tidak Ada Hambatan

Dia melanjutkan, keuntungan lain terkait rencana pembangunan Bali Utara adalah dimana jika nanti terealisasi maka akan ada peluang yang baru.

 Dimana ke depannya, bisa saja bandara Bali Utara tersebut bisa menjadi tempat perbaikan pesawat terbang, jika investor membangunnya dengan lebih luas.

 "Kita dekat dengan Thailand dan Singapore. Bisa saja investor memikirkan semacam tempat untuk perbaikan pesawat. Jadi tidak hanya penerbangan. Ya itu pendapat saya," tambahnya.

 Baca Juga: Pria Pengangguran ini Tertangkap karena Tantang Polisi Geledah Kamar, Ternyata Ada Ganja

Dia juga melanjutkan bahwa jika nanti pembangunan terealisasi, maka aksesnya pun sudah mendukung.

"Kalau di utara, lebih cepat menjangkau kemana-mana. Ke Karangasem, kintamani sampai ke Denapsar. Buleleng sekarang kan bagus jalurnya ke Denpasar. Apalagi sudah ada short cut," tandasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#radar bali #pt bibu #bandara bali utara #akademisi