Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Polisi Ambil Keterangan Pemilik Helikopter PT Indo Aviasi Perkasa, Diakui 10 Menit Lepas Landas, Sinyal Heli Tak Terdeteksi Radar

Andre Sulla • Sabtu, 20 Juli 2024 | 03:55 WIB

 

KECELAKAAN HELIKOPTER: Helikopter PK-WSP type Bell 505 dikelola PT. Whitesky Aviation, jatuh di Suluban Pecatu, Kuta Selatan, Jumat 19 Juli 2024.
KECELAKAAN HELIKOPTER: Helikopter PK-WSP type Bell 505 dikelola PT. Whitesky Aviation, jatuh di Suluban Pecatu, Kuta Selatan, Jumat 19 Juli 2024.

DENPASAR, Radarbali.id - Polda Bali dan jajaran yakni Polresta Denpasar dan Polsek Kuta selatan langsung datangi lokasi kejadian helikopter jatuh. Setelah itu memintai keterangan pemilik Helikopter ( PK - WSP ) komersial, yakni  PT Indo Aviasi Perkasa, yang dikelola PT. Whitesky Aviation itu.

 

Untuk diketahui, mendapatkan informasi tersebut Polda Bali dan jajaran langsung ke lokasi kejadian, Jalan Pura Kulat Gg Tunjung Banjar Dinas Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung.

 

Diketahui, tipe helikopter  Nationality And Registration Marks PK WSP. Manufacturer and Manufacturer's Designation Of Aircraft Bell Helicopter Textron Bell 505. Aircraft Serial Number 65044

 Baca Juga: Detik-detik Helikopter Tour PK-WSP Terjatuh, Warga Mengira Meledak, Ternyata Nyungsep di Tengah Tebing  

Pemilik Helikopter  PT. Indo Aviasi Perkasa, beralamat Helipad Kawasan GWK Culture Park, Desa Ungasan, Kuta Selatan sang Pilot bernama Kapten Dhedy Kurnia Sentosa, kelahiran Sidoarjo 18 April 1994, Jatim, yang mengantongi Nomor Sertifikat Kecakapan CPL /H17-0600.

 

Sementara identitas penumpang berdasarkan Manifes, Russel James Harris, Eldira Decti Paskila, Marrot Castella, dan Oktraman Mendrosa. Lalu kondisi helikopter warna putih bertuliskan Bali Heli Tour (Let's Fly and Enjoy Bali) berada di lahan kosong, tepatnya di tengah tebing karena terguling, ekor dan baling-baling heli patah.

Senada disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. Bahwa, data yang diperoleh tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara disebabkan karena nyangkutnya tali layangan pada baling-baling heli. “Kami masih dalami keterangan saksi-saksi,” tutupnya. Sementara itu sumber lain mengatakan Otban langsung meninjau lokasi dan melakukan olah TKP malam kemarin. ***

Editor : Made Dwija Putera
#Kecelakaan Helikopter Bali #kecelakaan maut #Helikopter Tour PK WSP #helipad