Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bertemu KNKT, Pj. Gubernur Bali Tekankan Keselamatan Penerbangan yang Tidak Singkirkan Permainan Layang-Layang

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 5 Agustus 2024 | 12:05 WIB

 

KESELAMATAN: Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono bertemu dengan Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya membahas keselamatan penerbangan pasca-insiden helikopter terlilit tali layangan di rumjab
KESELAMATAN: Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono bertemu dengan Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya membahas keselamatan penerbangan pasca-insiden helikopter terlilit tali layangan di rumjab

DENPASAR, radarbali.id -  Menyikapi insiden helikopter yang terlilit tali layangan di Bali Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, bertemu dengan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar,  (4/8). P

ertemuan ini langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa. Lantaran di Bali ada tradisi bermain layang-layang. Bahkan, setiap tahun selalu ada festival layang-layang. 

Mahendra Jaya mengatakan, harus  memperhatikan  keselamatan penerbangan dan keselamatan jiwa, tetapi tidak mengabaikan budaya layang-layang yang menjadi bagian dari budaya Bali. Lanjutnya ia tekankan helikopter wisata dan layang-layang dapat beroperasi dengan aman jika ada pengawasan ketat terhadap area bermain layang-layang di sekitar rute helikopter.

 Baca Juga: Putusan NO PN Denpasar Membuka Proses Penerbitan SHM 1565 Badak Agung, Gugatan Banding Berlanjut

Pemerintah Provinsi Bali telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Layang-Layang yang terdiri dari berbagai instansi seperti Satpol PP Bali, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Bali, Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, dan lainnya.

Satgas ini bertujuan untuk menyosialisasikan peraturan penerbangan layang-layang kepada masyarakat dan melakukan penertiban terhadap layang-layang yang terbang di zona larangan atau setinggi helikopter.

”Harus konsisten menegakkan aturan untuk memastikan wisata helikopter berjalan aman dan layang-layang tetap lestari. Tidak ada pelarangan penerbangan layang-layang, hanya pengaturannya sesuai peraturan yang ada,” kata Mahendra Jaya.

 Baca Juga: Diduga Begal Mobil, Lelaki Aussie Bersama Istri WNI Dipolisikan, Libatkan Sejumlah Pria Berbadan Kekar

Sementara itu, Soerjanto Tjahjono menyampaikan, KNKN menyoroti  insiden jatuhnya helikopter di Pecatu, Kuta, Bali, karena  menjadi isu nasional serta internasional.

KNKT telah berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk mencegah kejadian serupa dan menyoroti pentingnya sinergi dalam menyosialisasikan bahaya penerbangan layang-layang di zona rawan, terutama dekat bandara.

”Semua pemangku kepentingan harus terlibat dalam sosialisasi aturan kepada masyarakat. Kami juga telah mengevaluasi operator penerbangan. Perda yang ada harus disosialisasikan dan implementasinya ditegakkan," kata Soerjanto.

 Baca Juga: Berkunjung ke Baturiti, Tabanan, Tempat Green House: Tanam Sayur Paprika ala Smart Farming Masih Menggiurkan

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono; Direktur Navigasi Penerbangan, Syamsu Rizal; Direktur Angkutan Udara, Putu Eka Cahyadi; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta; Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi; serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali.***

 

Editor : M.Ridwan
#helikopter #PJ Gubernur Bali #penerbangan #knkt #terlilit tali layangan