DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Ketakutan kendaraan pribadi akan membeludak menjelang Nataru (natal dan tahun baru) bisa saja terjadi karena masyarakat tidak memiliki pilihan lain.
Meski, pemerintah pusat telah berusaha menurunkan harga tiket, tapi masih termasuk mahal. Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPR RI Nyoman Parta saat diwawancarai Senin kemarin (9/12/2024).
Wisatawan nusantara memakai kendaraan pribadi imbas harga tiket pesawat mahal.
"Harga tiket yang sangat mahal, untuk mengurangi kendaraan mobil ke Bali, Erick Thohir (Menteri BUMN) harus turunkan harga tiket," katanya.
Disinggung harga tiket pesawat yang sudah turun sekitar Rp 170 ribu, Parta menyebut itu sangat kecil. Tidak akan memberikan pengaruh signifikan mengurangi kendaraan pribadi datang ke Bali saat liburan Nataru. "Kan kecil turunnya. Kecil itu," cetusnya.
Seperti ketahui, ada usulan pembatasan kendaraan nomor polisi (nopol) luar Bali datang ke Bali untuk mengurangi kemacetan.
Sebab, pernah terjadi kemacetan horor di Tol Bali Mandara arah ke bandara. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta belum ada pembahasan dan kajian mengenai pembatasan kendaraan pelat luar saat Nataru.
"Selama Nataru tidak ada pembatasan kendaraan luar Bali ke Bali. Belum ada pembicaraan ke arah sana (pembatasan)," ujarnya, menekankan. ***
Editor : M.Ridwan