Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

RERAINAN & ALA AYUNING DEWASA, SELASA, 31 DESEMBER 2024

Admin Radar Bali • Selasa, 31 Desember 2024 | 12:05 WIB
Ilustrasi prosesi menuju setra pengabenan di Bali-foto :adrian suwanto/radar bali
Ilustrasi prosesi menuju setra pengabenan di Bali-foto :adrian suwanto/radar bali

SELAMA bulan Desember 2024 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Desember 2024.

4 Desember 2024: Buda Kliwon Matal.

14 Desember 2024:  Tumpek Kandang. Hari ini merupakan weton wewalungan, mengadakan upacara selamatan terhadap binatang peliharaan/ternak dan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya ternak, supaya terhindar dari segala penyakit dan tetap dalam keadaan sehat, selamat serta menyenangkan.

15 Desember 2024: Purnama.

18 Desember 2024: Buda Wage Menail.

19 Desember 2024:  Kajeng Keliwon Uwudan.

20 Desember 2024:  Hari Bhatara Sri.

30 Desember 2024: Tilem.

Ala Ayuning Dewasa, Selasa, 31 Desember 2024

Asuajeg Turun. Baik untuk membuat penakut, menanam padi, kacang-kacangan, sirih. berburu, membuat alat bunyi-bunyian, kentongan, gamelan, genta, dll. (Alahing dewasa 3).

Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).

Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).

Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben (Alahing dewasa 3).

Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).

Prangewa. Tidak baik mengadakan pertemuan karena mengandung unsur keributan. (Alahing dewasa 2).

Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).

Sri Tumpuk. Baik untuk memcari burung (mepikat). (Alahing dewasa 4).

Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Suka Rahayu, Pratiti: Saskara.[kalenderbali.org]

Editor : Hari Puspita
#rerainan #kalender #ALA AYUNING DEWASA