SELAMA bulan Maret 2025 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Maret 2025.
- 4 Maret 2025. Anggar Kasih Kulantir. Pada hari ini dilakukan pemujaan kehadapan Bhatara Mahadewa.
- 10 Maret 2025. Soma Umanis Tolu. Memuja Bhatara-Bhatari di merajan/paibon.
- 14 Maret 2025. Purnama.
- 19 Maret 2025. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 19 Maret 2025. Buda Keliwon Gumbreg.
- 28 Maret 2025. Tilem.
- 29 Maret 2025. Tumpek Uduh/Pengatag/Pengarah/Bubuh. Hari ini merupakan peringatan "Kemakmuran'
- 29 Maret 2025. Hari Raya Nyepi. Hari ini melakukan catur brata penyepian dan meitasi
- 30 Maret 2025. Ngembak Geni.
- 31 Maret 2025. Soma Paing Warigadean. Memuja Ida Sang Hyang Widi/Bhatara Brahma dan menghaturkan sesaji di merajan/sanggah kemulan.
Ala Ayunning Dewasa Maret (20/3/2025)
- Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3).
- Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
- Gagak Anungsang Pati. Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa (Alahing dewasa 2).
- Kala Pati. Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya. (Alahing dewasa 3).
- Kala Tampak. Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3).
- Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).
- Rarung Pagelangan. Tidak baik melakukan pitra yadnya dan manusa yadnya (Alahing dewasa 2).
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
- Titibuwuk. Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Buat Astawa, Pratiti: Jati. [*]