DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Provinsi Bali mendapat kuota Haji 698 orang dengan rincian 690 orang jemaah haji, 6 orang petugas haji daerah (PHD) dan 2 pembimbing KBHU (Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah ).
Dari kuota tersebut, sebanyak 32 jemaah melakukan mutasi berangkat dari luar Provinsi Bali dan mendapat tambahan 5 jemaah mutasi masuk ke Provinsi Bali.
Sehingga yang akan berangkat dari Provinsi Bali sebanyak 672 jamaah. Rinciannya, Denpasar 236 jemaah, Buleleng 84 jamaah, Jembrana 86 jemaah, Klungkung 11 jamaah, Gianyar 24 jemaah, Karangasem 53 jemaah, Bangli 11 jamaah, Badung 118 jamaah, Tabanan 40 jemaah, 6 Petugas Haji Daerah dan 3 Pembimbing KBHU.
Kabid Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama Provinsi Bali H.Mahmudi, menjelaskan jemaah haji dari Provinsi Bali akan berangkat 21 Mei dari embarkasi Surabaya.
”Jamaah haji Provinsi Bali tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 71 dan 72 Embarkasi Surabaya dengan data pemberangkatan dan pemulangan,” sebut Mahmudi.
Jamaah haji termuda 21 tahun bernama Nadia Rahmatika dan tertua Siti Maimunah 89 tahun. Berbeda dari tahun sebelumnya tidak ada usia melebihi 90 tahun.
”Aturan itu sebenarnya di usia belum istitahaah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Sementara ini belum ada (lebih 90 tahun lebih,red),” paparnya.
Rata-rata Haji reguler menunggu sekitar 13 tahun untuk dapat berangkat haji. Sekitar 2013 tahun lalu. Sejatinya yang sudah melunasi biaya haji di Provinsi Bali mencapi 777 jamaah. Namun karena kuota 698 orang. Sisanya 79 orang otomatis akan berangkat 2026.
Hal itu diungkapkab oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali (Kemenag) Komang Sri Marhaeni.
Dijelaskan Sri Marheni, Bali hanya mendapat kuota 698 orang, maka terpaksa 79 jemaah Bali yang sudah melunasi biaya haji belum dapat diberangkatkan tahun ini.Tahap penyiapan dokumen, yang telah terverifikasi mencapai 782 jemaah.
”Dari data tersebut, Bali sudah memiliki stok jemaah cadangan yang siap diberangkatkan mencapai 79 jemaah, seluruh jamaah dari Bali sudah terbit visa hajinya,” sebut Sri Marheni, menjelaskan.
Calon haji dari Bali dilepas oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama pejabat terkait dengan prosesi doa dan bersalaman di gedung Wiswasabha Utama.***
Editor : M.Ridwan