Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

TPA Suwung Menyesakkan Dada, Sudah Rusak Hutan Mengarove, Proyek LNG Akan Dilanjutkan?

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 27 Mei 2025 | 03:54 WIB
TUNTASKAN SAMPAH: Gubernur Bali Wayan Koster saat cek langsung kondisi TPA Suwung yang direncanakan ditutup Desember 2025 ini.
TUNTASKAN SAMPAH: Gubernur Bali Wayan Koster saat cek langsung kondisi TPA Suwung yang direncanakan ditutup Desember 2025 ini.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Sebelum Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada Selasa (27/5) ini,  Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Rentin meninjau gunung sampah di TPA Suwung Denpasar Selatan Minggu (25/5/2025).

Koster melihat kondisi TPA Suwung yang sampahnya terus menumpuk. Namun, di lain sisi ada juga yang mengais rezeki seperti pemulung yang berjibaku dengan sampah.

Bahkan, Koster sempat berbincang salah seorang pemulung menanyakan asal dan  berapa pendapatan salah satu pemulung.

Mantan DPR RI itu akan melaporkannya kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofig yang rencananya meninjau langsung TPA Suwung, pada Selasa (27/5/2025).

Hadir juga  Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DKLH Bali Ni Made Armadi. Armadi mengatakan, permasalahan   TPA Suwung sangat kompleks. Terutama saat hujan, penanganan sampah karena akses jalan yang becek.

Ditambah  kerusakan alat pengolahan sampah.”Hujan, truk   antre. Sangat sering menimbulkan masalah di lapangan," terang Armadi. 

Tidak hanya soal alat, pengolahan air lindi yang tidak optimal menyebabkan kerusakan hutan mangrove dab pohon bakau pada beberapa area.

Permasalahan gunungan  sampah TPA Suwung tidak terselesaikan, padahal sudah berapa kali berganti kepala daerah.  TPA seluas 32,4 hektare ini menghadapi tantangan serius terkait daya tampung dan pencemaran lingkungan. 

 Baca Juga: Pelanggan PLN yang Tidak Mendapatkan Diskon Tarif Listrik 50 Persen pada Juni-Juli 2025

Hingga saat ini, penanggulangan sampah  Pemprov Bali gencar mendorong kesadaran dan peran aktif masyarakat guna mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber. TPA ini menjadi penampungan berbagai macam sampah yang bercampur menjadi satu hingga makin sulit untuk diolah. 

Gubernur Koster yang didampingi Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, menginformasikan bahwa persoalan krusial TPA Suwung telah mendapat perhatian pemerintah. 

Ia menyampaikan   Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofig diagendakan melaksanakan peninjauan pada Selasa (27/5/2025). Berbagai persoalan itu nantinya akan disampaikan kepada Menteri LHK agar bisa segera dituntaskan.

Pada hari yang sama, Gubernur Koster didampingi Kadisnaker dan ESDM Bali Ida Bagus Setiawan serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Ida Bagus Surja Manuaba juga meninjau lokasi terminal Terminal Liquefied Natural Gas (LNG).

Apakah LNG akan  akan dilanjutkan?  Dikonfirmasi dengan Kadisnaker  dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawanmengatakann, hingga saat ini masih untuk mengecek lokasi.

”Masih cek lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan oleh Gubernur bersama Pak Wali serta OPD terkait dan perbekel/lurah terkait,”tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#tpa suwung #penutupan TPA Suwung #gubernur bali wayan koster #lng