SELAMA bulan Agustus 2025 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Agustus 2025.
- 1 Agustus 2025. Kaleng Keliwon Enyitan.
- 6 Agustus 2025. Buda Keliwon Ugu.
- 8 Agustus 2025. Purnama.
- 16 Agustus 2025. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 16 Agustus 2025. Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.
- 20 Agustus 2025. Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.
- 22 Agustus 2025. Hari Bhatara Sri.
- 23 Agustus 2025. Tilem.
- 26 Agustus 2025. Anggar Kasih Dukut.
- 31 Agustus 2025. Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.
- 31 Agustus 2025. Kaleng Keliwon Enyitan.
Ala Ayuning Dewasa Bulan Agustus (20/8/2025)
- Babi Munggah. Tidak baik untuk bercocok tanam. (Alahing dewasa 4).
- Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3).
- Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
- Kala Awus. Baik untuk membuat garu (lampit). Tidak baik untuk membuat bendungan/empangan, membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
- Kala Beser. Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia. (Alahing dewasa 4).
- Kala Dangu. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. (Alahing dewasa 3).
- Kala Sapuhau. Baik untuk membuat alat-alat pertanian seperti garu, tulud, pemlasahan, tenggala (bajak). Tidak baik untuk membangun. (Alahing dewasa 3).
- Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Bhawa.[*]