Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Distribusi Tersendat Akibat Cuaca, Pertamina Turunkan Mitigasi Darurat, Tambah Stok 200 KL untuk Bali

Andre Sulla • Sabtu, 15 November 2025 | 05:39 WIB
TERSENDAT: Antrean kendaraan mau isi BBM masih tampak di sejumlah SPBU di Bali akibat pengiriman tersendat faktor cuaca
TERSENDAT: Antrean kendaraan mau isi BBM masih tampak di sejumlah SPBU di Bali akibat pengiriman tersendat faktor cuaca

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Keluhan sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir langsung direspons Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus).

Sejumlah langkah percepatan distribusi ditempuh agar pasokan BBM di Pulau Dewata kembali normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan Pertamina berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi hingga ke seluruh pelosok negeri, termasuk Bali.

Karena itu, berbagai upaya proaktif dan mitigasi digelar begitu muncul laporan masyarakat terkait antrian panjang dan kekosongan Pertamax di beberapa SPBU, terutama di kawasan Denpasar dan Badung.

“Kendala utama distribusi saat ini dipicu cuaca buruk yang menghambat pergerakan kapal pengangkut BBM menuju supply point Denpasar dan Badung di Terminal BBM Sanggaran,” ujar Ahad, Jumat (14/11/2025).

Sebagai langkah mitigasi, Pertamina Patra Niaga melakukan alih suplai dari Terminal BBM terdekat sekaligus mengarahkan pasukan ke Terminal BBM Manggis.

 Baca Juga: Dewa Ratu! Kecelakaan Maut di Buleleng, Lima Turis Asal Tiongkok Tewas, Ini Kronologinya

“Dengan adanya alternatif ini, kami harap kondisi di lapangan berangsur membaik dan distribusi kembali normal,” terang Ahad. Ia memaparkan, kapal pengangkut BBM telah dijadwalkan sandar di Terminal BBM Sanggaran, Kamis (13/11) dengan muatan 2.000 KL.

Selanjutnya, pada Jumat (14/11) kapal lain dijadwalkan merapat di Terminal BBM Manggis membawa sekitar 9.000 KL.

Sambil menunggu tambahan stok dari kapal tersebut, Pertamina menyalurkan 200 KL untuk Bali. Rinciannya, 100 KL dari Terminal BBM Sanggaran dan 100 KL hasil alih suplai dari Terminal BBM Manggis. Di sisi teknis, Terminal BBM dioperasikan 24 jam penuh untuk memastikan suplai ke SPBU berjalan tanpa jeda.

 Baca Juga: UMKM Badung Dilibatkan Besar-besaran di HUT Mangupura Ke- 16, Total 102 Stand Siap Gerakkan Ekonomi

“Ini kami lakukan untuk menjamin ketersediaan BBM di Pulau Bali dan sekitarnya tetap aman,” tegas Ahad. Di tengah proses pemulihan distribusi ini, Pertamina turut menghimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan, bukan melakukan pembelian berlebih karena panik.

Pertamina Patra Niaga juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran maupun merasakan ketidaknyamanan pelayanan di SPBU.

Masyarakat disilakan sampaikan informasi ke Pertamina Contact Center 135 (Call Center Pertamina).

“Dengan rangkaian langkah mitigasi tersebut, Pertamina berharap keluhan masyarakat segera teratasi dan pasokan BBM, khususnya Pertamax, kembali lancar di seluruh Bali,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#Antrean BBM #kelangkaan bbm #pertalite #pertamax