DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Di Tengah dunia yang penuh cobaan dan tantangan ini,menyadari bahwa banyak orang peduli dengan iman dan hal-hal rohani,maka saksi-saksi Yehuwa kembali mengadakan pertemuan rutin setiap tahun yang bertema ibadah murni dalam suasana yang penuh suka cita.
Saksi-saksi Yehuwa adalah salah satu organisasi non-profit terbesar di dunia dalam mengadakan pertemuan rutin setiap tahun yang berfokus pada aspek kerohanian.
Pertemuan regional saksi-saksi Yehuwa 2025 wilayah Bali,NTB dan NTT ini bersifat non-komersial, terbuka untuk umum, dan bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi banyak orang yang sedang mencari harapan yang dilaksanakan di Hongkong Garden Restaurant,Denpasar,Bali pada Jumat, 12 Desember 2025 – Minggu, 14 Desember 2025.
Pada pertemuan kali ini juga akan dirilis episode 2 dan 3 dari video kabar baik menurut Yesus. Seri video 18 episode ini meninjau lebih luas kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus yang didasarkan hanya pada catatan Injil,episode 1 telah ditayangkan perdana pada pertemuan tahun lalu.
Pertemuan Regional pada tahun ini diadakan secara serentak selama 3 hari dari Jumat,12 Desember 2025 – Minggu, 14 Desember 2025 di 27 lokasi di seluruh Indonesia yang jenis kegiatannya konvensi regional berupa pengajaran atau Pendidikan melalui ceramah,wawancara dan peluncuran video.
Juru bicara Regional bagian humas wilayah Bali,NTB dan NTT,Tenno Makalew,menjelaskan kegiatan ini merupakan pertemuan rutin tahunan dari saksi-saksi Yehuwa di seluruh dunia yang diberi nama pertemuan regional yang pesertanya mencapai jutaan orang.
Total Jumlah peserta yang hadir pada pertemuan hari ketiga ini mencapai 1028 (seribu dua puluh delapan) orang untuk wilayah Bali,NTB,NTT sedangkan total peserta di 27 lokasi berbeda berjumlah 39.208 (Tiga puluh sembilan ribu dua ratus delapan) orang.Dalam acara ini ada ceramah yang berdasarkan kitab suci,wawancara pengalaman orang-orang dari berbagai latar belakang bagaimana caranya mengatasi kesulitan hidup sehari-hari karena bantuan dari ajaran kitab suci.
“Membantu hadirin untuk memahami esensi dari ibadah kepada tuhannya, jadi biar lebih ushuk lebih bersifat personal,lebih bersifat pribadi sehingga punya hubungan yang akrab dengan tuhan itu yang ingin dicapai. Contohnya,ada beberapa video yang kita tampilkan ,video drama alkitab kabar baik menurut yesus,jadi kami juga belajar dari contoh dan teladan sempurna dari yesus kristus tentang ibadah murni,”jelasnya.
Perwakilan peserta kalangan remaja,Jakius dari Desa Bajera,Kecamatan Selemadeg, Tabanan membeberkan mengenai perasaan dan pengalamannya ketika menghadiri pertemuan ini,ia menilai pemutaran video drama seperti cerita alkitab dan cerita yesus ditayangkan dengan menggunakan multimedia interaktif ini membuat peserta dari kalangan anak-anak remaja jadi merasa senang.
“Wah sangat senang,di sini banyak video drama,seperti cerita alkitab dan yesus,nilai nya seperti dari Yesus ya dramanya kaya iba hati gitu ,rendah hati banyak sekali,”beber Jakius.
Sementara itu perwakilan dari Panitia kegiatan Bapak Putut Handoko,menambahkan pada pertemuan kali ini diputar video kabar baik menurut yesus episode ke-3,pesan yang tertuang dalam video ini adalah bagaimana peserta bisa belajar lebih banyak dan meniru bagaimana Yesus melakukan ibadah yang baik bukan hanya sekedar seremonial atau upacara tetapi ibadah yang menyangkut jalan hidup,perbuatan yang diberlakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Termasuk juga ibadah ini bagaimana menunjukan kasih kepada sesama,salah satunya adalah kami mau membagikan kabar baik kepada orang-orang lain apa yang direncanakan sang pencipta bagi umat manusia ini yang kami mau cerita,”ujar Putut Handoko,sebagai perwakilan dari panitia kegiatan.
“Setelah acara ini selesai diharapkan kita bisa meniru yesus kristus lebih sempurna ya,dan kami yakin akan ada berkat akan ada hasil-hasil yang menyenangkan sewaktu kita terapkan ini dalam kehidupan pribadi kita masing-masing,karena ini ada petunjuk-petunjuk praktis bagaimana diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,”ujarnya lebih lanjut.
Harapannya untuk kegiatan ini bisa terus berkelanjutan dan semua hadirin bisa merasa disegarkan dan disemangati, merenungkan kehidupan masing-masing dan bersyukur tentang hal-hal yang yang diberikan oleh sang pencipta,karena tau tentang bagaimana makna ibadah yang sesungguhnya serta bagaimana ibadah itu bisa membantu menguatkan hubungan antara umat dan tuhan secara lebih pribadi dan mengatasi tantangan dalam dunia ini.***
Editor : M.Ridwan