Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wow! Koster Wacanakan Transportasi Publik Bus Listrik Rute Singaraja-Denpasar, Hibah 10 Unit hanya untuk GOR-PNB

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 13 Januari 2026 | 21:26 WIB
Bus listrik yang dikelola Pemprov Bali ini baru layani GOR Ngurah Rai - PNB Jimbaran, Gubernur Koster wacanakan rute Denpasar - Singaraja
Bus listrik yang dikelola Pemprov Bali ini baru layani GOR Ngurah Rai - PNB Jimbaran, Gubernur Koster wacanakan rute Denpasar - Singaraja

​DENPASAR, radarbali.jawapos.com– Gubernur Bali Wayan Koster mencanangkan moda transportasi umum langsung rute Singaraja-Denpasar. Rencana ini digulirkan tuntasnya pembangunan jalan pintas (shortcut) Singaraja-Mengwitani titik 9 dan 10.

Transportasi yang disiapkan bukan bus konvensional, melainkan bus listrik guna melayani mobilitas masyarakat dari Singaraja menuju Denpasar maupun sebaliknya.

​Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia 10 unit bus listrik hasil hibah dari GGGI.

Namun, unit tersebut sementara diperuntukkan bagi rute GOR-Politeknik Negeri Bali (PNB). Terkait wacana rute Denpasar-Singaraja, Mudarta menegaskan perlunya kajian mendalam sebelum ide bus listrik Singaraja direalisasikan.

​Menurutnya, terdapat beberapa aspek krusial yang harus dipertimbangkan. Mulai dari aspek teknis, ekonomi, kelembagaan, hingga sosial.

“Yang sekarang ada itu bus listrik hibah dari GGGI sebanyak 10 unit. Bus tersebut akan dioperasikan melayani rute GOR-Politeknik Negeri Bali,” ujar Mudarta kemarin (13/1/2026).

​Kajian teknis yang dimaksud meliputi penentuan rute, spesifikasi bus, serta ketersediaan infrastruktur pendukung.

Dari sisi ekonomi, hal-hal seperti tingkat permintaan (demand), manfaat (benefit), biaya, hingga model bisnis perlu dihitung secara cermat. Sementara aspek kelembagaan berkaitan dengan struktur pengelola, dan aspek sosial mencakup pemenuhan kesetaraan gender, inklusi sosial, serta respons masyarakat.

​“Proses hibah bus GGGI dilakukan melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan dari Kemenhub baru diserahkan ke Pemprov,”ujarnya.

​Diberitakan sebelumnya, kelanjutan pembangunan jalan pintas (shortcut) Singaraja-Mengwitani titik 9 dan 10 telah resmi dimulai pada Rabu, 7 Januari 2026.

Proyek strategis Jalan Pintas (Shortcut) Titik 9-10 di wilayah Desa Gitgit, Sukasada, resmi dimulai yang ditandai dengan prosesi ngeruak dan ground breaking yang dipimpin langsung oleh Gubernur Koster.

Baca Juga: Gandeng Investor Tiongkok, Tol Gilimanuk-Mengwi Seksi 1 Lelang 2026

Koster mengatakan dalam sambutannya telah menemui Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo untuk memastikan kelanjutan pembangunan jalan shortcut tersebut. ​

Dengan adanya fasilitas bus listrik ini, Koster berharap dapat mempermudah warga Singaraja yang bekerja di Denpasar agar tidak perlu lagi menyewa tempat tinggal (kos).

Rencana ini diproyeksikan akan matang sepenuhnya seiring dengan target penyelesaian pembangunan shortcut titik 11-12 mendatang.***

Editor : M.Ridwan
#bus listrik #shortcut #jalan pintas #gubernur koster