Ilmu Keperawatan Jadi Prodi Terketat di SNBP 2026 Universitas Udayana, Kedokteran Paling Diminati

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 06:04 WIB
Kampus Universitas Udayana di Jimbaran, Badung, Bali.
Kampus Universitas Udayana di Jimbaran, Badung, Bali.

 

RADAR BALI – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 resmi diumumkan secara serentak pada 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.

Pengumuman ini dapat diakses melalui laman resmi SNPMB serta laman mirror perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, termasuk Universitas Udayana (Unud).

Dalam seleksi tahun ini, Universitas Udayana mencatatkan tingkat persaingan yang signifikan pada sejumlah program studi (prodi).

Ilmu Keperawatan muncul sebagai prodi dengan tingkat keketatan tertinggi, disusul oleh Fisioterapi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Teknologi Informasi.

Tingginya keketatan ini mencerminkan persaingan sengit di antara para pendaftar untuk memperebutkan kursi di jurusan tersebut.

Statistik Penerimaan dan Peminat

Meskipun Keperawatan menjadi yang terketat, dari segi jumlah peminat, prodi Kedokteran tetap mendominasi sebagai jurusan dengan pendaftar terbanyak.

Berikut adalah daftar prodi dengan minat tertinggi di Universitas Udayana: Kedokteran, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Farmasi.

Pada jalur SNBP 2026 ini, Universitas Udayana menerima sebanyak 2.348 mahasiswa baru.

Rinciannya terdiri dari 2.197 mahasiswa yang diterima pada pilihan pertama dan 151 mahasiswa pada pilihan kedua.

Secara keseluruhan, tingkat pemenuhan daya tampung Unud mencapai 94,22 persen, meski tercatat masih ada 12 program studi yang belum memenuhi kuota daya tampungnya.

Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D. menyatakan bahwa SNBP merupakan instrumen strategis untuk menjaring calon mahasiswa unggul berdasarkan rekam jejak akademik dan prestasi non-akademik selama di bangku sekolah.

"SNBP menjadi salah satu jalur strategis bagi Universitas Udayana untuk mendapatkan calon mahasiswa terbaik," katanya.

"Kami melihat bahwa mahasiswa yang diterima melalui jalur ini memiliki kualitas akademik yang baik, karakter kuat, serta potensi untuk berkembang menjadi lulusan yang berdaya saing global," ujarnya.

Prof Ketut menegaskan komitmen institusi untuk terus meningkatkan inovasi pembelajaran dan kualitas layanan agar Universitas Udayana tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat.

Bagi para peserta yang belum berhasil dalam seleksi jalur prestasi ini, rektor Universitas Udayana mengingatkan bahwa masih ada kesempatan besar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan seleksi mandiri.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Ilmu Keperawatan SNPMB 2026 pendidikan universitas udayana SNBP 2026