Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Australia Makin Mendominasi, Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Langsung Canberra-Denpasar

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:58 WIB
Bandara Ngurah Rai kini melayani kembali rute penerbangan langsung Denpasar-Canberra sejak 22 Juni 2026. (Bandara Ngurah Rai)
Bandara Ngurah Rai kini melayani kembali rute penerbangan langsung Denpasar-Canberra sejak 22 Juni 2026. (Bandara Ngurah Rai)

 

RADAR BALI - Konektivitas udara antara Bali dan Australia kian tak tertandingi. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali memperluas jaringan penerbangannya ke Negeri Kanguru.

Kali ini, maskapai Virgin Australia resmi membuka kembali rute langsung yang menghubungkan Canberra dengan Denpasar, mengakhiri masa vakum jalur udara ini yang sempat mati suri selama 20 bulan.

Jalur penerbangan langsung ini sebenarnya bukan hal baru. Pada Juni 2024, Batik Air pernah mengoperasikan rute serupa. Namun, akibat sepinya permintaan pasar serta kendala operasional, layanan tersebut dihentikan total per Oktober 2024.

Sejak saat itu, para pelancong dari ibu kota Australia harus rela melakoni perjalanan panjang dan transit di kota-kota besar seperti Sydney atau Melbourne untuk bisa sampai ke Pulau Dewata.

Kini, penantian panjang itu berakhir. Virgin Australia menghidupkan kembali rute tersebut di tengah momentum emas pariwisata Bali.

Berdasarkan data hingga Mei 2026, Australia masih kokoh bertengger sebagai pasokan wisatawan mancanegara terbesar ke Bali dengan catatan mencapai 664 ribu kunjungan.

Penerbangan perdana menggunakan armada Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan VA127 mendarat mulus di Bali pada Senin (22/6) pukul 21.02 WITA.

Kehadiran pesawat ini langsung membawa angin segar dengan mengangkut 165 penumpang dari Canberra.

Setelah transit sejenak, pesawat yang sama kembali mengudara menuju Canberra sebagai penerbangan VA128 pada pukul 22.39 WITA, membawa 68 penumpang di dalamnya.

Langkah Virgin Australia merealisasikan rute Canberra-Denpasar mempertegas betapa magnet pariwisata Bali masih sangat kuat di mata warga Australia.

Keputusan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan efek domino yang positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pendukungnya.

Selama periode summer season 2026, rute pulang-pergi ini dijadwalkan beroperasi tiga kali sepekan, yakni setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu.

Dengan kapasitas armada Boeing 737 yang digunakan, Virgin Australia berpeluang menyediakan lebih dari 40.000 kursi per tahun.

Angka ini membuka ruang yang sangat lebar bagi optimalisasi serapan pasar wisatawan dari ibu kota Australia tanpa perlu lagi membuang waktu untuk transit.

Masuknya Canberra sekaligus menempatkan Australia sebagai negara dengan konektivitas penerbangan langsung terbanyak di Bandara I Gusti Ngurah Rai, yakni mencakup 12 rute.

Kota-kota seperti Perth, Melbourne, Sydney, Brisbane, Adelaide, Gold Coast, Darwin, Cairns, Newcastle, Avalon, dan Sunshine Coast telah lebih dulu terhubung.

Secara keseluruhan, kehadiran rute Canberra ini menggenapi total 41 rute internasional yang dilayani oleh 43 maskapai di gerbang udara utama Pulau Bali tersebut.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Virgin Australia Bali #Penerbangan langsung Canberra Bali #Wisatawan Australia ke Bali #Rute internasional baru Bali #bandara ngurah rai