Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jade by Todd English Disorot Banyak Pihak, Satpol PP Pastikan Segera Sidak ke Lokasi

Andre Sulla • Jumat, 3 Juli 2026 | 18:52 WIB

 

TEGAS: Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, saat memberikan keterangan terkait pengawasan. (ist/radarbali.id)
TEGAS: Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, saat memberikan keterangan terkait pengawasan. (ist/radarbali.id)

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Rentetan persoalan yang menyeret nama tempat hiburan malam Jade by Todd English di Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, kian panjang dan terus menjadi sorotan.

Mulai dari dugaan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal, penyelenggaraan pesta hiburan malam tanpa izin, hingga bentrok brutal antarwarga negara asing (WNA), semuanya membuat perhatian publik semakin tajam.

Meski berkali-kali menjadi perhatian berbagai instansi, operasional tempat hiburan tersebut hingga kini masih berjalan normal.

Kondisi ini pun memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terlebih dengan mencuatnya isu ketidaklengkapan izin usaha dan dugaan ketidaksesuaian peruntukan bangunan.

Kini, giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung yang angkat bicara. Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, memastikan pihaknya dalam waktu dekat akan turun langsung melakukan pengecekan di lokasi. Menurutnya, berbagai persoalan yang mencuat di Jade by Todd English sudah tidak bisa lagi dianggap persoalan biasa.

Selain menjadi perhatian publik, kasus tersebut juga telah memantik respons dari banyak pihak, mulai dari kepolisian, imigrasi, Dinas Ketenagakerjaan, DPRD Badung, hingga Pemerintah Kabupaten Badung. “Kami dalam waktu dekat akan turun untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” tegasnya.

Suryanegara menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan nantinya tidak hanya sebatas mengecek izin operasional. Satpol PP juga akan menelusuri kesesuaian peruntukan bangunan, izin usaha, izin penjualan minuman beralkohol (mikol), hingga dokumen lain yang berkaitan dengan aktivitas operasional tempat tersebut.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah Jade by Todd English benar-benar berjalan sesuai koridor hukum atau justru menyimpan sejumlah pelanggaran yang selama ini luput dari pengawasan.

“Kalau nanti ditemukan izin tidak sesuai dengan peruntukannya, tentu akan kami tindak,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, apabila bangunan tersebut mengantongi izin sebagai restoran, namun dalam praktiknya digunakan sebagai klub malam atau aktivitas lain yang tidak sesuai, maka hal itu masuk kategori pelanggaran.

Tak hanya itu, Suryanegara juga memastikan sanksi tegas dapat dijatuhkan apabila ditemukan pelanggaran.

Mulai dari teguran administratif, penghentian sementara operasional, hingga penutupan tempat usaha. “Kalau memang tidak sesuai aturan, ya bisa ditutup. Semua tergantung hasil pengecekan di lapangan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jade by Todd English lebih dulu menjadi sorotan setelah diduga menggelar pesta hiburan malam ilegal yang berujung pada deportasi seorang DJ asing oleh pihak imigrasi. Namun, penyelenggara acara yang disebut berinisial Lamine saat itu hanya mendapat teguran.

Belum reda persoalan tersebut, tempat hiburan itu kembali menjadi perhatian setelah bentrok berdarah antar-WNA pecah pada Jumat dini hari (22/5). Video perkelahian yang viral di media sosial memicu keresahan masyarakat karena dinilai mencoreng citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman.

Menyikapi rentetan persoalan itu, sejumlah pejabat dan instansi telah angkat bicara. Mulai dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali IB Setiawan, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, hingga Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Bahkan, Kapolres Badung Joseph Edward Purba juga telah turun tangan dalam menangani persoalan tersebut.

Namun hingga kini, operasional Jade by Todd English masih terus berjalan, memunculkan kesan di tengah publik bahwa tempat hiburan malam itu seolah kebal terhadap berbagai persoalan hukum dan administratif yang membelitnya.***

Editor : M.Ridwan
#Jade by Todd English #tempat hiburan #Satpol PP Badung