NEGARA, Radar Bali.id – Lonjakan arus penyeberangan di lintas Selat Bali selama libur sekolah akhirnya mereda. Memasuki hari pertama sekolah pada Senin (13/7/2026), aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk kembali normal.
Antrean kendaraan yang sempat mengular selama masa liburan sudah tidak terlihat lagi.
Puncak kepadatan terakhir terjadi pada Minggu (12/7/2026), atau sehari sebelum siswa kembali masuk sekolah. Saat itu arus kendaraan dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya sama-sama melonjak tajam, sehingga operasional penyeberangan harus dimaksimalkan untuk mengurai kepadatan.
Baca Juga: Tol Gilimanuk-Mengwi Butuh Dana APBN Rp 4,5 Triliun, PU Pioritaskan Pekutatan-Mengwi
Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian mengatakan, selama periode libur sekolah, arus penyeberangan mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk arus Jawa-Bali, selama periode 23 Juni 2026 hingga 12 Juli 2026, jumlah penumpang pejalan kaki mencapai 24.656 orang, meningkat 7 persen dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 23.062 orang. Sementara total kendaraan yang menyeberang mencapai 137.451 unit, naik 11 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 123.845 unit.
Khusus pada Minggu (12/7/2026), Posko Ketapang mencatat 217 trip penyeberangan. Dalam sehari, penumpang pejalan kaki mencapai 1.308 orang atau naik 50 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 2.729 unit atau melonjak 105 persen, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 2.148 unit, naik 29 persen.
Tak hanya kendaraan pribadi, angkutan logistik dan bus juga meningkat. Truk yang menyeberang mencapai 2.207 unit atau naik 34 persen, sedangkan bus sebanyak 309 unit atau naik 16 persen. Total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada Minggu (12/7/2026) mencapai 7.393 unit, meningkat 51 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 4.898 unit.
Lonjakan serupa juga terjadi pada arus Bali-Jawa. Selama periode 23 Juni 2026 hingga 12 Juli 2026, jumlah penumpang pejalan kaki mencapai 15.636 orang, meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 13.014 orang. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 135.935 unit, naik 14 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 119.298 unit.
Pada puncak arus balik, Minggu (12/7/2026), Posko Gilimanuk mencatat 215 trip penyeberangan. Penumpang pejalan kaki mencapai 921 orang, naik 18 persen dibandingkan tahun lalu.
Kendaraan roda dua menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan 4.850 unit atau melonjak 142 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat justru turun 15 persen menjadi 1.721 unit. Truk tercatat 1.622 unit atau turun 11 persen, sedangkan bus meningkat 24 persen menjadi 337 unit.
Secara keseluruhan, kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada Minggu (12/7/2026) mencapai 8.530 unit, naik 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.138 unit.
Meski sempat terjadi antrean panjang selama libur sekolah, terutama pada akhir pekan terakhir sebelum tahun ajaran baru dimulai, kondisi di Pelabuhan Gilimanuk kini telah kembali landai. ”Normalnya arus penyeberangan menandai berakhirnya mobilitas tinggi masyarakat selama momentum libur panjang sekolah,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita