AMLAPURA, Radar Bali.id- Satu bangunan rumah milik Ida Nyoman Darma di Banjar Dinas Eka Adnyana, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu ludes terbakar pada Sabtu (17/6/2023) siang. Akibat kejadian itu, pemilik menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kelian Banjar Dinas Eka Adnyana, I Putu Adi Wiranata mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 siang hari. Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi lantaran ditinggal ke Denpasar. “Ada cucunya masih anak-anak. Tapi tidak tinggal di rumah itu. Di rumah satunya lagi. Karena memang ada dua bangunan,” ujarnya.
Baca Juga: Januari-Juni 2023 di Tabanan Sudah 30 Kebakaran, Kerugian Rp 2 Miliar, Penyebab:Korsleting dan Dupa
Sebelum bepergian itu, pemilik yang merupakan mantan bendesa adat itu sempat melakukan persembahyangan. “Mungkin lupa mematikan dupa dan mengenai barang yang mudah terbakar sehingga terjadi peristiwa ini,” ucap Wiranata.
Kebakaran tersebut baru di ketahui ketika cucu dari Ida Nyoman Darma keluar rumah. Saat itu, api sudah menyalak besar. “Api dilihat sudah besar. Langsung teriak kebakaran cucunya. Warga langsung datang,” jelasnya.
Baca Juga: Dua Minggu Tujuh Kebakaran di Badung, Penyebab Utamanya Lengah Menyalakan Dupa
Warga yang datang pun langsung berusaha memadamkan api drnhan alat seadanya. Namun karena kobaran api cukup besar, sehingga pemadaman pun cukup sulit dilakukan hingga api melahap seluruh bangunan dan isinya. “Tidak ada yang melapor ke Damkar. Karena jauh untuk sampai di lokasi. Jadi warga berusaha memadamkan dengan alat seadanya agar api tidak merembet ke bangunan lainnya,” sebut dia.
Pihaknya juga belum tahu secara pasti, selain rumah apakah ada barang-barang berharga yang juga ikut terbakar. “Mungkin banyak yang terbakar. Selain tempat tinggal, bangunan itu juga dijadikan gedong suci. Pemiliknya seorang pemangku,” imbuhnya.Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian hingga Rp 200 juta lebih. [*]
Editor : Hari Puspita