Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ternyata Gegara Drainase yang Minim Menjadi Penyebab Banjir di Desa Pengambengan

Muhammad Basir • Senin, 10 Juli 2023 | 20:05 WIB
GEGARA SALURAN AIR TERSUMBAT : Genangan air masih merendam pemukiman warga Desa Pengambengan, Minggu (9/7/2023).
GEGARA SALURAN AIR TERSUMBAT : Genangan air masih merendam pemukiman warga Desa Pengambengan, Minggu (9/7/2023).

NEGARA, Radar Bali.id - Banjir yang terjadi di Desa Pengambengan, selain karena hujan yang terjadi selama beberapa hari, drainase yang masih belum optimal menjadi penyebab banjir. Hingga kemarin, air masih menggenangi pemukiman warga.

Menurut Perbekel Desa Pengambengan, Kamaruzzaman, banjir yang terjadi di Desa Pengambengan ini terjadi karena drainase yang masih belum optimal. Drainase terutama yang ada di jalan provinsi masih belum ada, sehingga ketika hujan deras terjadi meluber ke pemukiman warga.

Karena drainase yang kecil tersebut, pemukiman warga yang ada di sisi selatan jalan nasional dengan tanah yang lebih rendah, genangan air asih tinggi.  "Drainase yang di jalan provinsi ini kecil, tersumbat juga," ujarnya.

Sedangkan darah yang dulunya langganan banjir, tepatnya di Dusun Munduk depan Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana sudah di atasi. Meskipun sempat terjadi banjir, air di pemukiman warga lebih cepat surut.

Artinya, drainase yang dibangun pemerintah kabupaten Jembrana tahun 2022 lalu, sudah bisa dilihat hasilnya dengan banjir yang tidak terlalu parah dan airnya cepat surut. "Kalau kabupaten sudah bangun drainase banjir tidak parah dan cepat surut," ungkapnya.

Dengan banjir yang masih terjadi dan genangan air yang masih tinggi, pihaknya berharap drainase lebih banyak lagi di Desa Pengambengan. Terutama di jalan provinsi dan gang pemukiman warga dan tersambung ke drainase yang sudah dibangun pemerintah kabupaten. "Pemukiman warga di Pengambengan lebih banyak di dataran rendah, sehingga perlu dibuat drainase lebih banyak," ungkapnya.

Mengenai genangan air  yang masih ada di beberapa titik pemukiman warga, diperkirakan bisa surut total dalam tiga hari ke depan. Karena itu, pihaknya bersama warga sudah gotong royong membersihkan saluran air yang menyumbat saluran air. [*]

 

 

 

Editor : Hari Puspita
#drainase #bencana #banjir #Desa Pengambengan Jembrana