Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Knalpot Brong Masih Resahkan Warga Klungkung

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Minggu, 16 Juli 2023 | 00:05 WIB
ilustrasi (jawapos.com)
ilustrasi (jawapos.com)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Knalpot brong masih saja membuat warga Kabupaten Klungkung resah. Bila sebelumnya warga Desa Jumpai yang mengeluhkan keberadaan kendara dengan knalpot brong saat program "Jumat Mesadu Quickwins Presisi Polres Klungkung", kini giliran warga Desa Getakan, utamanya Desa Adat Getakan, Kecamatan Banjarangkan yang mengeluhkan hal tersebut.

Bendesa Adat Getakan Made Sucana dalam kegiatan Jumat Mesadu Quickwins Presisi Polres Klungkung yang dipimpin Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta bertempat di Balai Banjar Getakan, Jumat (14/7/2023) mengungkapkan, bahwa masih ada kendaraan dengan knalpot brong lalu-lalang di wilayahnya.

Pengendaranya tidak lain adalah remaja setempat. “Masih ada knalpot-knalpot brong tersembunyi di tingkat desa,” ungkapnya.

Meski warganya sendiri dan jumlahnya tidak banyak, dia berharap pihak kepolisian bisa memberikan tindakan hingga anak-anak remaja itu berhenti menggunakan knalpot brong. Sebab ulah anak remaja itu menurutnya sudah sangat mengganggu.

Terutama saat digelarnya rapat, kendaraan dengan knalpot brong itu bisa bolak-balik sebanyak empat kali sehingga sangat menggagu berjalannya rapat.

“Kami tidak mampu untuk membendung anak-anak remaja yang tingkat emosional dan acuhnya mulai terlihat dengan knalpot brong dan memacu kendaraannya itu. Sementara kami tidak punya kewenangan untuk melakukan tindakan tegas,” jelasnya.

Terkait keluhan itu, Kapolres Kungkung mengungkapkan Polres Klungkung sedang melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Agung 2023, jika ditemukan kendaraan dengan knalpot brong, maka akan dilakukan penindakan berupa tilang. “Sesekali diarahkan ke Banjarangkan (Operasi Patuh Agung,). Kalau ada anak-anak muda menggunakan knalpot brong dilakukan penindakan sehingga diharapkan memberi efek jera dan tidak terdengar lagi knalpot brong khususnya di Desa Getakan,” tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#knalpot brong #klungkung #kenakalan remaja