AMLAPURA - Mobil APV DK 1489 OH yang dikemudikan Gede Ujung Wimbawa Putra nyungsep ke sungai setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bebandem, tepatnya di depan Pura Puseh yang berlokasi di Banjar Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Senin (17/7). Diduga kecelakaan itu terjadi karena pengemudi mobil mengantuk hingga terjun bebas ke sungai sedalam lima meter.
Kapolsek Bebandem, AKP I Nengah Sunia ditemui di lokasi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 siang hari. Mobil APV yang dikemudikan I Gede Ujung Wimbawa Putra, 37, asal Pupuan, Kabupaten Tabanan itu melaju dari arah barat Besakih menuju arah Timur dengan tujuan Pura Lempuyang. Setiba di lokasi, diduga sopir mengantuk hingga keluar dari marka jalan dan menabrak pengendara sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. “Diduga karena mengantuk. Pengemudi tidak bisa mengendalikan laju mobil akhirnya terjun ke sungai yang ada di sebelah kanan,” kata Sunia.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor yakni I Wayan Sumardika, 47, asal Desa Kastala Bebandem menderita beberapa luka robek. Kebetulan lokasi kejadian hanya berjarak 300 meter dari Puskesmas Bebandem. Korban langsung dibawa menuju Puskesmas dan selanjutnya dirujuk menuju RS Balimed untuk mendapat perawatan lanjutan. “Jari-jari korban dijarit 15 jahitan, kemudian mengalami pergeseran di pergelangan tangan kanan. Sekarang korban sudah dirujuk ke RS Bali Med untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelas Sunia.
Sementara itu, pengendara dan penumpang mobil yang berjumlah enam orang tersebut dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka-luka.
Sang sopir, I Gede Ujung Wimbawa Putra mengaku kalau dirinya berangkat bersama rombongan untuk melakukan upacara majar-ajar bersama rombongan lainnya. "Saya bersama rombongan berangkat pukul 03.00 pagi dari Tabanan. Sebelum ke Pura Lempuyang, kami lebih dulu melakukan persembahyangan di Pura Dalem Puri Besakih," kata Ujung yang saat itu masih dalam kondisi syok.
Editor : Donny Tabelak