Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Panen Budidaya Terumbu Karang, Penyelam Malah Tewas, Begini Dugaan Penyebabnya

Muhammad Basir • Selasa, 18 Juli 2023 | 04:11 WIB

 

TKP: = Aparat menunjuk Teluk Gilimanuk, lokasi penyelam yang tewas tenggelam
TKP: = Aparat menunjuk Teluk Gilimanuk, lokasi penyelam yang tewas tenggelam

NEGARA,radarbali.id - Seorang pekerja penyelam untuk panen budidaya terumbu karang, ditemukan tewas di dalam laut perairan Teluk Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Senin (17/7). Korban diketahui bernama Sahfri Julian Akbar, 28, meninggal diduga karena alat bantu pernafasan terlepas dan korban terangkat di rak terumbu karang.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Dewa Putu Werdhiana membenarkan adanya kejadian tersebut, sekitar pukul 13.55 WITA di perairan teluk Gilimanuk 20 meter dari bibir pantai, Linkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk. "Korban bersama lima orang rekannya, menyelam untuk panen terumbu karang," ujarnya.

Sebelum ditemukan meninggal, warga Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk menyelam di ke dalam Teluk Gilimanuk sekitar 5 meter dengan menggunakan alat bantu selang kompresor yang ditaruh di atas perahu di tepi pantai.

Awalnya, penyelaman lima orang ini  sekitar 1 jam lebih. Sempat istirahat, kemudian korban dan satu orang rekannya menyelam lagi  untuk mengambil hasil panenan. Sedangkan empat orang lainnya paking hasil panenan di darat. Setelah 30 menit menyelam, koban dan satu orang rekannya kembali ke darat. Namun, saat sampai di darat menyadari terumbu karang hasil panen tertinggal.

Korban kemudian turun lagi untuk menyelam untuk mengambil terumbu karang yang dipanen. Karena korban cukup lama di dalam air,  lima teman korban curiga sehingga mengambil inisiatif untuk menarik selang kompresor sebagai kode. Karena tidak ada reaksi dari korban, ,  salah satu rekan korban menyusul menyelam untuk mengecek korban.

Korban ditemukan terlentang di atas rak terumbu karang. Rekan korban kemudian melepas pemberat yang di pakai korban dan dibawa ke darat. "Korban sempat membawa korban ke puskesmas Gilimanuk untuk mendapat penanganan lebih lanjut" ujarnya.

Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Saat dibawa ke puskesmas sudah tidak ada denyut nadi, pada mulut korban berbusa. "Diduga meninggal karena tenggelam, tidak ditemukan tanda tanda tindak kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari lima rekan korban, enam orang pekerja termasuk korban yang sudah 2 tahun bekerja di tempat budidaya terumbu karang tidak memiliki lisensi penyelam. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan satu unit kompresor, satu perahu, pakaian koban dan pakaian selam.***

 

 

 .

Editor : M.Ridwan
#penyelam #teluk gilimanuk #terumbu karang #panen #tewas