Objek wisata Sangeh menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan. Bahkan belakangan ini banyak wisatawan mancanegara (wisman) dari Eropa yang berkunjung ke Sangeh. Begitupun dengan wisatawan domestik yang mengisi waktu libur panjang dengan berwisata ke sana.
SATU, dua kasus memang terjadi. Seperti di Jembrana ada sapi yang tewas tertular rabies. Kendati demikian, tidak membuat pihak pengelola khawatir.
Ada juga memang pelancong yang waswas. Ada sebagian wisatawan saat ini yang lebih sensitif jika digores monyet dengan mencuci luka selama sepuluh menit.
“Kami sangat khawatir juga, karena penyebar rabies selain anjing kucing kan salah satunya juga monyet. (Namun) kami selaku pengelola juga berterima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) yang sudah sigap sekali menanggapi,” tutur Pengelola Obyek Wisata Sangeh, I Made Mohon.
Antisipasi juga sudah dilakukan dengan pembetukan Tim Siaga Rabies (Tisira) agar rabies tak sampai terjadi di lingkungan sekitar obyek wisata.