GIANYAR, radarbali.id – Bali United bermain amburadul dan tidak konsisten hingga jelang paro musim ini. Hal ini pun mendapatkan banyak kritikan baik dari para suporter maupun pengamat bola di Bali. Ada yang menyebut pola permainan yang basi hingga adem ayem pemain saat laga berlangsung.
Tercatat, dari 7 laga tandang musim ini, Bali United menang 2 kali, imbang 2 kali dan kalah 3 kali. Catatan laga kandang, dari 8 laga, Bali United sukses mengemas 5 kali kemenangan, 1 kali imbang dan 2 kali kekalahan.
Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra ternyata punya alasan lain terkait performa Bali United yang bermain inskonsisten. Salah satunya karena pemainnya kerap cedera sehingga membuat kesulitan dalam mengatur strategi.
“Situasi yang tejadi adalah adanya pemain yang cedera sehingga tim tidak pernah komplit di setiap pertandingan,” kata Pelatih asal Brasil ini saat disinggung mengenai kendala yang dihadapi oleh timnya.
Meski demikian, dua pertandingan terakhir dalam putaran pertama ini pun menjadi fokus pria yang pernah menangani Persija Jakarta ini. Ia tak mau kecolongan untuk bisa meraih poin penuh dan bisa membawa Serdadu Tridatu -julukan Bali United- untuk bersaing di papan atas.
“Mudah-mudahan kami bisa dapat hasil positive di dua pertandingan terakhir di liga 1. Tapi kamu juga harus fokus di AFC CUP musim ini,” pungkas pria yang juga pernah menjadi pelatih fisik di Persebaya Surabaya ini.
Baca Juga: Kebakaran Hutan di Banyupoh Belum Terkendali, Polhut Masih Berjibaku Padamkan Api
Seperti diketahui, Bali United akan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Jumat (20/10) nanti. Dalam lag aini, Bajul Ijo -julukan Persebaya- harusnya bertindak sebagai tuan rumah.
Namun karena kandang Persebaya, Gelora Bung Tomo akan digunakan untuk Piala Dunia U-17, maka Bali United bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Duel dua tim ini pun diprediksi akan sengit, sebab kedua tim kini sedang dalam peforma yang cukup meningkat pasca terseok-seok di awal kompetisi.***
Editor : M.Ridwan