Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Drama Hidup Arthur Kaunang:Hedonis di Jalur Rock n Roll, Jadi Pendeta Berkah Doa Istri Tercinta

Jawapos Source control • Selasa, 26 Desember 2023 | 03:05 WIB
BERKAH DOA: Julie Astuty dan Arthur Kaunang setelah mengisi perayaan Natal pada Jumat (15/12). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
BERKAH DOA: Julie Astuty dan Arthur Kaunang setelah mengisi perayaan Natal pada Jumat (15/12). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Sosok pencabik bas atraktif eks band rock AKA, SAS, Surabaya, berpostur tinggi besar ini dikenal sebagai salah satu rocker paling ikonik sejak era 1970-an. Kini, kehidupannya yang dulu sangat rock n roll telah berbalik 180 derajat.

DULU, masa lalu Arthur Kaunang pernah larut dalam glamornya dunia hiburan. Suatu ketika, Tuhan menegur Arthur lewat drama kehidupan rock n roll yang berpeluh perzinahan. Kehidupan yang nyaris meruntuhkan kehidupan rumah tangganya.

Namun, pemain bas dengan gaya permainan khas, gahar, liar di panggung, bertangan kidal  ini  melalui pergumulan panjang dan mendalam, dia memutuskan untuk kembali ke jalan Tuhan.

Padahal, kehidupan sebagai  pendeta tak pernah terlintas dalam benak Arthur. Musisi yang dikenal sebagai pemain bas dan vokalis band SAS (sebelumnya bernama AKA) itu bahkan bukan seorang Kristen yang taat. Sebaliknya, suami Julie itu menjerumuskan diri dalam perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Karena awal mulanya Pak Arthur yang hidup di dalam kegelapan. Hidup dengan pergaulan yang kurang baik," ungkap Julie saat ditemui Jawa Pos di kawasan Kemayoran Jumat (15/12/2023) lalu.

Dia menyebutkan, Arthur sering menjalin hubungan dengan perempuan lain di luar pernikahan. Celakanya, perempuan-perempuan itu malah sering merasa lebih berhak atas Arthur ketimbang istri sahnya.

ARTHUR KAUNANG MUDA : Arthur Kaunang pemain bas yang juga piawai main piano/keyboard, saat masih muda tahun 1987. (foto: istimewa/majalah Vista/08/1987)
ARTHUR KAUNANG MUDA : Arthur Kaunang pemain bas yang juga piawai main piano/keyboard, saat masih muda tahun 1987. (foto: istimewa/majalah Vista/08/1987)

"Kalau nggak telepon, ya sambil ngotot-ngotot gitu nyarinya (Arthur). Saya sebagai istri mikir, iki bojone sing endi, kok dadi aku sing diamuk," ujarnya dengan logat Suroboyoan yang kental.

Kendati demikian, perempuan yang mengenal Arthur sejak kelas 5 SD itu tetap setia. Dia mencurahkan segala perasaannya dalam doa kepada Tuhan.

Karena sangat mencintai bapak dari tiga anaknya itu, Julie selalu memelihara harapannya di dalam Tuhan bahwa suatu hari Arthur akan kembali ke pelukan keluarga.

BERSAMA AKA : (Dari kiri) Syech Abidin (drum), Sunata Tanjung (gitar), Arthur Kaunang (bas) dan Ucok Harahap (vokal). (foto:istimewa)
BERSAMA AKA : (Dari kiri) Syech Abidin (drum), Sunata Tanjung (gitar), Arthur Kaunang (bas) dan Ucok Harahap (vokal). (foto:istimewa)

"Saya belajar untuk bertahan dalam cobaan. Saya yakin dan percaya, jika saya terus berdoa, Tuhan akan melakukan bagian-Nya," terang ibu Tessa Kaunang itu.

Selain berdoa, Julie juga berpuasa. Dengan demikian, dia merasa lebih bisa mendengarkan suara Tuhan. Yakni, tentang pengampunan. Julie merasa bahwa Tuhan memintanya mengampuni Arthur. Namun, itu bukan hal yang mudah dilakukan.

"Nek mulih nggepuki (kalau pulang ke rumah mukulin), durung maneh selingkuh (belum lagi soal selingkuh), terus aku suruh ngampuni, nggak gampang. Tapi aku belajar untuk taat. Ini perintah Tuhan," paparnya.

Benar saja. Saat Julie bertekun dalam doa, Tuhan bekerja dalam hidup Arthur. Berkali-kali Tuhan menegur Arthur. Lewat kondisi finansial, lewat anaknya yang terjerat narkoba, dan lewat perempuan-perempuan yang hadir di hidupnya secara ilegal.

"Sebenarnya Tuhan mengingatkan saya untuk tobat dengan kejadian yang menimpa anak kedua saya itu. Tapi, itu tidak membuat saya berbalik," tambahnya.

Arthur mengatakan, titik baliknya terjadi saat perempuan yang digaulinya mengaku berbadan dua dan minta dinikahi. Arthur ketakutan.

Saat itu juga dia langsung teringat kepada istri dan anak-anaknya. Dia bertobat, minta maaf kepada keluarganya, dan minta pengampunan Tuhan.

Sejak saat itu hidup Arthur berubah. Dalam kesaksiannya, Arthur mengaku kembali ke jalan Tuhan pada 2003. Setahun kemudian, dia masuk sekolah pendalaman Alkitab di Bukit Getsemani, Ungaran, Jawa Tengah.

"Saya tahu dari Genesy (anak kedua Arthur) saat menjalani pemulihan pascanarkoba di Rumah Damai, Gunung Pati, Semarang. Anak saya diarahkan ke sana," kenangnya.

Bak bejana, Tuhan membentuk hidup Arthur. Dia bertransformasi menjadi manusia baru. Julie sangat bersukacita. Tuhan memulihkan suaminya, juga keluarganya. Selain Arthur, Genesy juga kemudian bertekun dalam pelayanan.

Menyaksikan mukjizat dalam hidupnya, Julie pun kian bersemangat melayani Tuhan. Momentum Natal seperti sekarang selalu mendatangkan haru baginya.

 "Natal ini sungguh luar biasa. Saya merasakan kedekatan yang luar biasa secara roh dengan Tuhan. Dalam setiap pelayanan, kami pun selalu bersama-sama. Nempel terus seperti perangko," ucap Julie sambil melirik Arthur. (han/c18/hep/JPG/jawapos)

Editor : Hari Puspita
#SAS #rocker #Arthur Kaunang