DENPASAR,radarbali.id - Kabar duka menyelimuti keluarga nenek asal Australia bernama Rita Myrsel Lubin, 77. Pemilik Paspor PA1617XXX diketahui tewas dengan luka terbuka akibat sayatan pada lengan sebelah kiri dan punggung kiri.
Diduga kekurangan darah akibat luka terbuka itu, membuatnya meninggal dunia. Kejadian terjadi di Kios Tini 61 Kris, Sindhu Beach Market Sanur, Jalan Pantai Sindhu, Minggu 31 Maret 2023 sekitar pukul 12.30.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, kejadian ini bermula ketik wanita Australia tersebut bersama teman sedang berjalan di Pantai Sindhu sekitar pukul 12.30.
Mereka melintas di pasar tradisional yang menjual oleh-oleh dan aksesoris perhiasan serta barang kesenian, dan melewati sebuah tangga menuju ke pantai melalui jalur dekat villa Seriska.
Lalu ketika yang bersangkutan sedang mencari tumpuan turun dari tangga, ia kehilangan keseimbangan. Sehingga terpeleset dan jatuh, lalu tubuh menimpa sebuah dinding kaca Kios Tini 61 Kris. di Sindhu Beach Market Sanur.
"Kaca pecah. Korban mengalami luka sayatan dari kaca yang menyebabkan korban bersimbah darah, lalu duduk di dekat tangga sambil menjerit kesakitan.
Baca Juga: Golkar Sodorkan Sugawa Korry ke Pilkada Buleleng, Begini Gambaran Koalisinya
Melihat kejadian tersebut, temannya langsung berusaha membantu, bersama dengan warga lokal lainnya. Pihak keluarga langsung membawanya menuju Rumah Sakit Bali Mandara. Namun apa mau dikata, nyawa korban tidak tertolong lagi.
"Diduga korban meninggal karena kehilangan banyak darah," ungkap AKP Sukadi Selasa (2/4).
Kejadian ini dilaporkan oleh anak dari wanita tersebut ke Polsek Denpasar Selatan untuk proses lebih lanjut. Sebab, keluarga tak menyangka, yang bersangkutan tewas secara tragis.
"Korban mengalami luka robek pada lengan sebelah kiri dan punggung kiri atas yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia," pungkas AKP Sukadi.***
Editor : M.Ridwan