SINGARAJA, Radarbali.id – Di tengah persiapan sejumlah KONI daerah lain yang mulai membentuk tim bayangan dan menggelar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025, KONI Buleleng mengambil langkah berbeda.
KONI Buleleng memilih untuk fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan pembinaan cabang olahraga (cabor) potensial.
Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja menyatakan, saat ini pihaknya belum membuat tim bayangan.
”Belum (membuat tim bayangan). Masih sebatas peningkatan SDM saja,” ujarnya pada Kamis (12/12).
Langkah ini dinilai strategis untuk membangun pondasi yang kuat, terutama dalam memastikan pelatih-pelatih yang terlibat memiliki kompetensi yang mumpuni.
Dalam upaya tersebut, KONI Buleleng telah menyelenggarakan klinik pelatihan khusus bagi pelatih dari berbagai cabor. Setiap cabor mengirimkan dua pelatih untuk mengikuti pelatihan ini.
Hingga kini, sebanyak 44 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Buleleng telah memiliki pelatih bersertifikat tingkat 1 nasional.
Keputusan untuk tidak terburu-buru membentuk tim bayangan dinilai sebagai langkah strategis untuk fokus pada cabang olahraga yang berpotensi meraih medali di Porprov mendatang. Menurut Wiratmaja, investasi pada SDM, khususnya pelatih, akan berdampak langsung pada kualitas pembinaan atlet di masa mendatang.
Langkah KONI Buleleng ini menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov Bali 2025. Meskipun tampak lebih lambat dibandingkan daerah lain, strategi ini diyakini dapat menghasilkan dampak jangka panjang yang lebih signifikan bagi perkembangan olahraga di Buleleng. (***)
Editor : Maulana Sandijaya