Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berbeda dengan KONI Kabupaten/Kota Lain di Bali, KONI Buleleng Punya Persiapan Khusus Sambut Porprov Bali 2025

I Wayan Widyantara • Jumat, 13 Desember 2024 | 18:05 WIB
BEDA STRATEGI: Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja.
BEDA STRATEGI: Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja.

SINGARAJA, Radarbali.id – Di tengah persiapan sejumlah KONI daerah lain yang mulai membentuk tim bayangan dan menggelar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025, KONI Buleleng mengambil langkah berbeda.

KONI Buleleng memilih untuk fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan pembinaan cabang olahraga (cabor) potensial.  

Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja menyatakan, saat ini pihaknya belum membuat tim bayangan.

”Belum (membuat tim bayangan). Masih sebatas peningkatan SDM saja,” ujarnya pada Kamis (12/12). 

Langkah ini dinilai strategis untuk membangun pondasi yang kuat, terutama dalam memastikan pelatih-pelatih yang terlibat memiliki kompetensi yang mumpuni.  

Dalam upaya tersebut, KONI Buleleng telah menyelenggarakan klinik pelatihan khusus bagi pelatih dari berbagai cabor. Setiap cabor mengirimkan dua pelatih untuk mengikuti pelatihan ini.

Hingga kini, sebanyak 44 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Buleleng telah memiliki pelatih bersertifikat tingkat 1 nasional.   

Keputusan untuk tidak terburu-buru membentuk tim bayangan dinilai sebagai langkah strategis untuk fokus pada cabang olahraga yang berpotensi meraih medali di Porprov mendatang. Menurut Wiratmaja, investasi pada SDM, khususnya pelatih, akan berdampak langsung pada kualitas pembinaan atlet di masa mendatang.  

Langkah KONI Buleleng ini menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov Bali 2025. Meskipun tampak lebih lambat dibandingkan daerah lain, strategi ini diyakini dapat menghasilkan dampak jangka panjang yang lebih signifikan bagi perkembangan olahraga di Buleleng. (***)

Editor : Maulana Sandijaya
#porprov bali 2025 #koni buleleng