Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astungkara, Pagar GWK yang Halangi Akses Warga Ungasan Dibongkar

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 1 Oktober 2025 | 16:58 WIB
LAPORKAN GWK: Bendesa Desa Adat Ungasan I Wayan Disel Astawa (kanan) juga Wakil Ketua DPRD Bali diwawancarai usai pertemuan warga di kantor DPRD Bali menyoal penutupan jalan oleh pengelola manajemen.
LAPORKAN GWK: Bendesa Desa Adat Ungasan I Wayan Disel Astawa (kanan) juga Wakil Ketua DPRD Bali diwawancarai usai pertemuan warga di kantor DPRD Bali menyoal penutupan jalan oleh pengelola manajemen.

RADAR BALI - Manajemen Garuda Wisnu Kencana akhirnya membongkar tembok yang menghalangi akses warga di Banjar Giri Dharma, Ungasan, Badung.

Berdasarkan postingan di Instagram Bupati Badung Adi Arnawa, pembongkaran dilakukan oleh belasan pekerja GWK sejak pukul 08.00 WITA.

Pembongkatan disaksikan manajemen GWK, kelian banjar, dan sejumlah warga.

Tembok yang dibongkar merupakan akses yang menghalangi sejumlah rumah di Banjar Giri Dharma untuk bekerja, sekolah, dan beraktivitas sehari-hari.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung Wayan Adi Arnawa bertemu manajemen GWK pada Senin (30/9) sekitar pukul 22.30 WITA di Jaya Sabha.

Koster mengakui lahan yang mengarah ke jalan penghubung antardesa tersebut merupakan tanah milik GWK.

Meski demikian, Koster mengimbau pengelola GWK menggunakan pendekatan kultural agar tidak berkonflik dengan warga sekitar.

"GWK tidak boleh memusuhi warga melainkan harus dirangkul sebagai ekosistem yang mendukung keberadaan GWK sehingga citranya terjaga dengan baik," katanya.

Menanggapi hal tersebut, manajemen GWK menjanjikan akan membongkar sejumlah pagar yang menghalangi langsung akses warga pada 1 Oktober 2025.

Sebelumnya, GWK tidak menindaklanjuti hasil rapat Komisi I DPRD Bali yang meminta pembongkaran pagar maksimal 29 September 2025 pukul 00.00 WIB. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#kuta #tembok #badung #ungasan kuta selatan #banjar giri darma #akses warga #wayan koster #gwk #adi arnawa