Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Stabil, Stok Daging Babi hingga Perangkat Upacara di Pasar Kreneng

Marsellus Pampur • Rabu, 19 November 2025 | 13:27 WIB
STABIL: Salah satu  kandang ternak Babi warga di  Gianyar, stok babi untuk Galungan stabil.
STABIL: Salah satu kandang ternak Babi warga di Gianyar, stok babi untuk Galungan stabil.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Hari raya Galungan dan jelang hari raya Kuningan aktivitas jual beli di pasar Kreneng, Denpasar berjalan dengan normal. Harga kebutuhan bahan pokok tak melonjaksedara signifikan.

Harga daging babi misyalnya, saat ini masih berada di kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilo gram.

Hal ini disampaikan oleh I Gusti Ngurah Arya Kusuma, Kepala Pasar Unit Kreneng, Denpasar. Dia mengatakan, secara umum tak ada peningkatan harga untuk kebutuhan bahan pokok saat galungan dan menjelang Kuningan di pasar Kreneng. ”Daging Babi harga masih normal," katanya Selasa (18/11/2025).

 Baca Juga: Buron Tiga Hari, Tukang Jambret iPhone Akhirny di Tembak

Lanjut dia, bahan pokok yang sempat mengalami lonjakan cukup tinggi yakni cabai besar. Dimana dalam seminggu terakhir, harganya sempat naik. Namun, saat menjelang Galungan dan Kuningan, harganya pun berangsur turun dan kini berada di kisaran harga normal.

”Cuma cabai besar saja yang fluktuatif. Kurang lebih dalam seminggu ini. Beberapa hari lalu, cabai besar harganya tinggi sampai di harga Rp65 ribu per kilo gram. Sekarang di harga Rp55 ribu per kilo gram," bebernya. Fluktuatifnya harga cabai besar ini menurut dia disebabkan oleh beberapa faktor. 

Mulai dari pasokan yang sempat terbatas akibat panen yang tak merata. Lalu juga terkendala cuaca ekstrim. ”Karena pedagang kami pasar Kreneng ini rata-rata memang pengambilan dilakukan di pasar induk Galiran, ada yang di pasar induk Cokro, ada juga yang ambil di Pasar Baturiti," terangnya.

 Baca Juga: Kunjungan Industri SMK Batik 2 Surakarta di Jawa Pos Radar Bali, Belajar Langsung di Media Multiplatform

Sementara itu, untuk harga perlengkapan upacara umat Hindu, menurnya juga tak terjadi lonjakan harga. Penjor misyalnya, saat ini harganya masih stabil.

Demikian pula dengan ketersediaannya yang saat ini masih tetap bisa memenuhi permintaan pasar. Dengan semua ketersediaan itu, Arya Kusuma menyebut bahwa tak ada panic buying di tengah masyarakat saat ini. 

”Di Kreneng istilah panic buying belum pernah terjadi. Karena stok dan pasokanmya pasti aman. walaupun harganya memang kadang meningkat dari hari-hari sebelumnya hari raya," tandasnya. ***

Editor : M.Ridwan
#Pasar Kreneng #babi #hari raya galungan dan kuningan