Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

HUT ke-48 ST Chandra Buana Diisi Outbond Penguatan Karakter dan Solidaritas

Maulana Sandijaya • Minggu, 4 Januari 2026 | 21:16 WIB
KOMPAK: perayaan HUT ke-48 Sekeha Truna (ST) Chandra Buana yang digelar Sabtu (3/1/2025).
KOMPAK: perayaan HUT ke-48 Sekeha Truna (ST) Chandra Buana yang digelar Sabtu (3/1/2025).

GIANYAR, Radar Bali — Suasana kebersamaan mewarnai perayaan HUT ke-48 Sekeha Truna (ST) Chandra Buana yang digelar melalui kegiatan capacity building/outbond di Mango Lango Lake, Gianyar, Sabtu, 3 Januari 2026. Mengusung tagline “HUT ke-48 ST. Chandra Buana: Pererat Kekompakan, Jaga Persatuan”, kegiatan ini menekankan penguatan nilai kekeluargaan, solidaritas, dan persatuan di lingkungan organisasi kepemudaan Banjar Sasih, Batubulan.

Kegiatan outbond dipandu oleh Professional Academy Bali dengan Master of Outbond Ns. Gede Wardana, S.Kep., MAHSM. Berbagai permainan kolaboratif disajikan untuk melatih kekompakan, komunikasi tim, hingga penguatan integritas dalam organisasi.

Sejumlah tokoh Banjar Sasih turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Kelian Banjar Dinas Sasih I Ketut Wirama, S.Tp, Kelian Banjar Adat Sasih I Wayan Sana, S.Sos, serta Ketua ST. Chandra Buana I Wayan Sumariyana, S.Kom.

Kelian Banjar Dinas Sasih, I Ketut Wirama, menegaskan bahwa outbond bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan ruang latihan karakter dan komitmen organisasi. Menurutnya, materi permainan integritas penting untuk memastikan organisasi tetap berjalan pada jalur yang tepat.

“Game integritas itu mengajarkan bagaimana kita mengamankan visi dan misi organisasi, agar tidak berubah di tengah perjalanan sampai tujuan benar-benar tercapai. Kalau semua kompak dan konsisten, goal akan lebih mudah diraih,” ujarnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Adat Sasih, I Wayan Sana, menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai fondasi utama organisasi pemuda banjar. Ia mengingatkan bahwa persatuan tidak bisa dibangun hanya lewat slogan, namun harus dipelihara melalui kebiasaan saling mendukung.

“Kekuatan sekaa teruna ada pada kekompakan. Kalau solidaritas terjaga, persatuan akan kuat dan organisasi tetap rukun menghadapi dinamika apa pun,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua ST. Chandra Buana, I Wayan Sumariyana, berharap momentum HUT ke-48 menjadi titik penguat semangat anggota untuk semakin aktif dan kreatif. Ia mendorong anggota agar tidak hanya hadir dalam kegiatan rutin, tetapi juga berani melahirkan program-program baru yang bermanfaat bagi banjar.

“Saya ingin anggota semakin aktif, terus berinovasi, dan berani membuat kegiatan yang berdampak. ST harus menjadi ruang belajar sekaligus ruang berkarya bagi generasi muda Banjar Sasih,” katanya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sesi kebersamaan dan berbagai fun games kelompok yang menguji koordinasi, kerja sama, dan kepemimpinan. Selain itu, juga diberikan penguatan nilai integritas melalui pesan menjaga komitmen bersama serta tindak lanjut agar semangat kegiatan tidak berhenti di lokasi, tetapi diterapkan dalam aktivitas organisasi sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, ST. Chandra Buana menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan merawat persatuan sebagai modal sosial organisasi. Perayaan ulang tahun kali ini pun tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi ruang penguatan karakter generasi muda banjar agar semakin solid dan progresif. ***

 

Editor : Maulana Sandijaya
#ST Chandra Buana #outbond #gianyar