Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Strategi Persija Siasati Krisis Pemain Kontra Madura United

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 23 Januari 2026 | 09:34 WIB
Pelatih Persija Mauricio Souza putar otak karena sejumlah pemain penting Persija absen melawan Madura United karena sanksi PSSI.
Pelatih Persija Mauricio Souza putar otak karena sejumlah pemain penting Persija absen melawan Madura United karena sanksi PSSI.

RADAR BALI – Persija Jakarta bersiap membuka perjalanan di putaran kedua Super League 2025/2026 dengan menjamu Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (23/1/2026) pukul 19.00 WIB.

Laga ini menjadi momentum krusial bagi Macan Kemayoran untuk menegaskan ambisi juara di hadapan dukungan penuh The Jakmania.

Namun, langkah Persija dipastikan tidak mudah. Pelatih Mauricio Souza harus memutar otak menyusul absennya sejumlah pilar utama. Badai sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI memaksa Fabio Calonego, Ryo Matsumura, Van Basty Sousa, dan Bruno Tubarao menepi.

Situasi kian pelik karena Hanif Sjahbandi dan Sousa juga tengah dibekap cedera.

Meski kehilangan banyak pemain inti, Mauricio Souza menegaskan bahwa persiapan tim selama sepekan terakhir berjalan maksimal. Penyesuaian taktik dan komposisi pemain menjadi fokus utama demi menjaga keseimbangan permainan di lapangan.

"Semua orang tahu kami memiliki beberapa pemain yang absen, tapi kami punya waktu yang cukup baik untuk bekerja," ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang laga.

Pelatih asal Brasil tersebut tetap mengusung optimisme tinggi. Ia percaya kedalaman skuad dan kehadiran pemain anyar dapat menjadi solusi efektif.

"Kami memahami tujuan kami adalah bersaing memperebutkan gelar juara. Meskipun ada yang absen, kami memiliki tim dengan motivasi kuat. Kami mencari susunan pemain terbaik dan para pemain sudah tahu bagaimana harus bersikap di lapangan," tambahnya.

Modal Kemenangan di Putaran Pertama

Persija memiliki modal psikologis yang baik saat berhadapan dengan Laskar Sape Kerrab. Pada pertemuan pertama di Pamekasan (24/10/2025), Macan Kemayoran berhasil mencuri poin penuh lewat kemenangan 1-0 melalui gol Emaxwell Souza.

Kala itu, Persija tampil sangat dominan dengan 56 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 percobaan tembakan. Agresivitas inilah yang ingin diulang kembali oleh skuad ibu kota di hadapan publik sendiri.

Nada optimis juga datang dari Bek Kiri Persija Dony Tri Pamungkas. Menurutnya, seluruh penggawa yang tersedia sudah siap tempur dan tidak terpengaruh oleh absennya rekan-rekan mereka.

"Persiapan berjalan lancar. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tapi kami semua siap. Besok pertandingan penting dan kami berharap suporter bisa ramai datang ke stadion. Kami optimistis mendapatkan tiga poin," kata Dony.

Dony juga menekankan bahwa posisi Persija yang mengakhiri putaran pertama di peringkat ketiga menjadi motivasi tambahan. Dengan 17 pertandingan tersisa, ia berharap tim tetap fokus meraih hasil maksimal di setiap laga.

"Perjalanan menuju juara masih sangat panjang. Kami fokus dari pertandingan ke pertandingan," pungkasnya.***

Editor : Ibnu Yunianto
#head to head #mauricio souza #Super League 2025 2026 #persija jakarta #prediksi #persija vs madura united #madura united #krisis pemain