SINGARAJA– Sebanyak 238 unit rumah tidak layak huni akan direhab tahun ini. Ratusan rumah itu merupakan milik keluarga yang masuk kategori kemiskinan ekstrim. Ratusan rumah itu harus tuntas direhab akhir tahun ini.
Sesuai data pemerintah, sebenarnya ada 349 keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem. Sementara yang kesulitan hunian, ada 283 keluarga.
“Khusus yang tidak layak huni, dibangun tahun ini. Kami minta dari swasta gotong royong mengucurkan CSR,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Ni Nyoman Surattini.
Saat ini APBD Buleleng hanya mengakomodasi 90 unit rumah tidak layak huni. Sementara sisanya diharapkan bisa dibangun lewat dana CSR. (*)
Editor : Donny Tabelak