Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perburuan Liar Kembali Terjadi di Taman Nasional Bali Barat, Belasan Satwa Ditembak, Pelakunya Berhasil Kabur

Eka Prasetya • Minggu, 15 Oktober 2023 | 04:05 WIB

 

Barang bukti satwa liar yang diamankan dari tangan pemburu liar di kawasan Taman Nasional Bali Barat.
Barang bukti satwa liar yang diamankan dari tangan pemburu liar di kawasan Taman Nasional Bali Barat.

SINGARAJA-Praktik perburuan liar di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kembali terjadi. Belasan satwa liar dilindungi ditembak mati oleh si pemburu. Belum diketahui identitas pemburu tersebut. Para pemburu itu berhasil kabur dari kejaran Polisi Hutan (Polhut) di kawasan TNBB.

Aksi perburuan liar itu terbongkar pada Sabtu (14/10) dini hari. Tim di TNBB tengah melakukan patroli rutin di kawasan Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. Saat berpatroli, mereka menemukan sebuah mobil pribadi yang hendak keluar dari kawasan hutan.

Mobil itu kemudian dicegat di Portal Tegal Bunder sekitar pukul 01.43, Sabtu dini hari. Saat hendak dilakukan pengecekan, kendaraan tersebut justru kembali masuk ke dalam hutan. Alhasil tiga orang petugas TNBB yang dipimpin I Wayan Suanegara langsung melakukan pengejaran ke dalam hutan.

Mobil dengan nomor polisi DK 1532 WB itu akhirnya ditemukan di kawasan hutan produksi. Namun pengemudi mobil dan penumpangnya sudah kabur. Saat dilakukan penggeledahan ternyata di dalam mobil ada belasan hewan dalam kondisi mati.

Tercatat ada 15 ekor satwa liar yang ditemukan dalam kondisi mati. Yakni 11 ekor kijang (Muntiacus muncak), tiga ekor babi hutan (Sus scrofa), dan seekor rusa timor (Cervus timorensis). Mobil serta hewan buruan kemudian dibawa ke Balai TNBB di Gilimanuk.

“Petugas kami sempat melakukan pengejaran ke dalam hutan. Tapi tetap tidak juga ditemukan. Sehingga mobil dan satwa dibawa ke kantor. Semua satwa sudah dalam keadaan mati,” kata Kepala Balai TNBB, Agus Ngurah Krisna Kepakisan.

Menurut Krisna, dari laporan petugas yang berjaga di Portal Tegal Bunder, diduga ada dua orang pelaku yang melakukan perburuan liar. Ia mengatakan seluruh bukti berupa mobil yang digunakan mengangkut satwa, ponsel, STNK mobil, serta KTP yang diduga milik salah seorang pemburu, telah diserahkan pada kepolisian.

“Data, informasi, dan bukti sudah kami serahkan ke Polres Buleleng untuk proses lebih lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika yang dikonfirmasi terpisah, menyatakan polisi sudah menerima bukti-bukti yang dimaksud. “Tadi pagi (Sabtu pagi, Red) buktinya sudah kami terima untuk tindak lanjut,” kata Darma.

Menurutnya polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap pria yang diduga melakukan aksi perburuan liar. Berbekal dengan data dan bukti yang diserahkan polisi hutan.

“Untuk hewan-hewannya sudah kami serahkan lagi ke TNBB. Sudah dibawa kembali untuk dikubur di kawasan TNBB,” demikian Darma. ***

Editor : Donny Tabelak
#Rusa timor #perburuan satwa liar #polres buleleng #taman nasional bali barat