SINGARAJA, Radar Bali.id- Untuk menjaga kelestarian alam ekosistem, ratusan bibit bambu ditanam di kawasan Hutan Kota Banyuasri pada Jumat (28/3/2024) pukul 10.00 Wita. Penanaman bambu ini juga serangkaian dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-420 Kota Singaraja.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra menjelaskan pemilihan bambu untuk ditanam di pinggir Tukad (sungai) Banyumala, karena banyak pertimbangan menarik.
Sebenarnya ada 1.200 bibit bambu yang diserahkan donatur, tetapi baru 300 bibit bambu saja yang ditanam.
“Kenapa bambu? Karena bisa serap air, serap karbon dioksida, bahkan bambu juga bisa bantu turunkan suhu sampai dua derajat. Ini untuk jangka panjang,” ujarnya mewakili Penjabat Bupati Buleleng usai penanaman.
Adiptha melanjutkan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kini memiliki tugas untuk menata Hutan Kota Banyuasri, pasca lahan tidur itu dibangunkan kembali oleh Kodim 1609/Buleleng.
Sementara untuk perawatan, Adiptha menyebutkan sudah menyiapkan petugas yang akan menyiram hingga memberikan pupuk pada bambu-bambu itu.
Sehingga tumbuh maksimal dan memberikan manfaat bagi Kota Singaraja.
“Ke depan tidak hanya lahannya yang ditata, tetapi juga sungainya dari hulu akan kita tata sampai terhubung ke pantai. Ini untuk menciptakan ekosistem yang bagus. Akan ada desain yang bagus untuk masyarakat,” sambungnya lagi. [*]
Editor : Hari Puspita