SUKASADA, Radar Bali.id – Warga yang melintas di Jalan Raya Denpasar-Singaraja, dibuat heboh dengan peristiwa penemuan mayat. Jenazah itu ditemukan di wilayah Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Jenazah ditemukan pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 14.00 WITA di dasar jurang di tepi Jalan Raya Denpasar-Singaraja. Keberadaan mayat pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Nengah Luyada.
Nengah Luyada menemukan jenazah secara tidak sengaja saat hendak memberi makan monyet di sekitar lokasi kejadian. Ia mendengar suara monyet yang tidak biasa. Merasa curiga dia memutuskan memeriksa keadaan jasad di bawah jurang.
Saat itu, ia melihat mayat dalam posisi telungkup. Sontak, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar dan pemerintah desa.
Aparat desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung datang untuk melakukan pengecekan awal sebelum melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Sukasada.
Sekitar pukul 15.30 Wita, Kapolsek Sukasada Kompol I Nyoman Adika beserta anggota kepolisian dan tim medis dari Puskesmas II Pancasari tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Jenazah dievakuasi ke RSUD Singaraja sekitar pukul 16.50 WITA guna dilakukan otopsi. Dari hasil identifikasi awal oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, terdapat beberapa luka yang mencurigakan seperti dislokasi bahu kiri, wajah yang membengkak, serta hidung dan mulut yang tampak hancur. Darah kehitaman keluar dari mulut korban, sementara cairan ditemukan pada telinga dan hidung.
Yang mengherankan, di sekitar lokasi tidak ditemukan bekas kecelakaan atau kendaraan yang ditinggalkan. Polisi masih terus menyelidiki identitas jenazah serta penyebab kematiannya.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menyatakan tim Inafis telah melakukan identifikasi terhadap jenazah tersebut. Namun, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
“Betul ada penemuan tersebut. Personel polsek dan polres sudah cek TKP. Jenazah sudah dibawa ke RSUD Buleleng untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
Saat ditanya kemungkinan adanya dugaan pembunuhan, AKP Diatmika belum memberikan jawaban tegas. “Mohon waktu. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat ini,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polres Buleleng. Adapun ciri-ciri jenazah yang ditemukan adalah berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia 50 tahun, mengenakan celana panjang jeans warna biru, baju kaos lengan panjang warna biru, dan tidak mengenakan alas kaki.
Korban memiliki tinggi badan sekitar 165-168 cm, berkulit sawo matang, serta berambut hitam ikal dengan cukuran tidak beraturan. Terdapat tato burung di bagian punggung dan bekas luka lama pada bagian yang sama.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyampaikan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Tim kami sedang bekerja. Mohon waktunya nggih,” ujarnya. [*]
Editor : Hari Puspita