SINGARAJA, Radar Bali.id - Polres Buleleng mengingatkan siswa agar tidak melakukan balap liar atau trek-trekan. Hal ini ditegaskan dan digalakan terus menerus, sebab trek-trekan hanya merugikan diri sendiri.
Trek-trekan memang kerap digandrungi oleh remaja-remaja sekolah, apalagi siswa-siswi SMA/SMK yang memang sudah mengendarai kendaraanya sendiri, baik ke sekolah maupun beraktivitas di luar ruangan. Balap liar pun dapat menjadi salah satu hiburan bagi mereka.
”Diingatkan agar siswa menjauhi segala bentuk perilaku yang melanggar hukum seperti tawuran, penyalahgunaan narkotika, balap liar, dan kenakalan remaja lainnya,” ujar Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi dalam Police Go To School, Senin (17/2/2025) pagi di SMKN 1 Singaraja.
Adanya tindakan negatif, biasanya terjadi karena dorongan mencari sensasi, kurangnya motivasi belajar, serta minimnya aktivitas yang positif. Sehingga Kapolres Buleleng mengajak siswa untuk berhati-hati dalam memilih pergaulan. Selain dengan peran tambahan aktif dari guru serta orang tua.
Segala tindakan negatif pasti akan berdampak buruk bagi diri sendiri. Baik reputasi, harga diri, kesehatan mental, hingga hubungan sosial yang tidak harmonis. Oleh karena itu, siswa diharapkan berpikir panjang sebelum melakukan tindakan yang merugikan.
”Indonesia adalah negara hukum, setiap perbuatan yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi. Trek-trekan berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKBP Widwan di hadapan ratusan siswa kelas X dan XI.
Polisi berharap para siswa berharap para siswa belajar dengan tekun, menjaga disiplin, dan membekali diri dengan keterampilan serta kompetensi yang memadai. Sebab di masa depan, tantangan yang dihadapi akan semakin berat dan yang memiliki kemampuan mampu bersaing dan meraih kesuksesan.
Selain karena mereka sebagai generasi muda, merupakan agen perubahan di era kemajuan digital saat ini. Sehingga diharapkan mampu menjadi calon pemimpin yang berintegritas, kreatif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi. [*]
Editor : Hari Puspita