Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terkait Nyepi, Dishub Buleleng Padamkan Lampu Secara Bertahap

Francelino Junior • Sabtu, 29 Maret 2025 | 01:20 WIB
PERBAIKAN LAMPU PENERANG JALAN : Petugas Dishub Buleleng saat memperbaiki LPJU beberapa waktu lalu. Untuk Nyepi Dishub mulai memadamkan lampu secara bertahap. (Foto: Dishub Buleleng untuk Radar Bali)
PERBAIKAN LAMPU PENERANG JALAN : Petugas Dishub Buleleng saat memperbaiki LPJU beberapa waktu lalu. Untuk Nyepi Dishub mulai memadamkan lampu secara bertahap. (Foto: Dishub Buleleng untuk Radar Bali)

SINGARAJARadar Bali,id - Dalam rangka Hari Suci Nyepi Caka 1447/2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng mulai melakukan pemadaman lampu-lampu, yang masuk dalam ranah dan kewenangan pemerintah.

Pemadaman lampu ini dilakukan secara bertahap, mengingat luas wilayah Buleleng yang luas. 

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan, lampu yang dipadamkan mulai dari Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) baik Traffic Light (TL) maupun Warning Light (WL), dan LPJU Tata Surya (TS). Tercatat ada 16.929 titik LPJU, 15 TL, tiga WL, dan 120 LPJU TS yang ada di Jalan Raya Singaraja-Seririt. Termasuk dengan lampu-lampu yang ada di Shortcut Singaraja-Mengwitani wilayah Buleleng. 

”Lampu yang kami padamkan banyak sekali. Untuk LPJU terbagi dua, ada yang line system dan non line system. Kami matikan bertahap,” ujarnya pada Kamis (27/3) pagi. 

Dari skema, pemadaman LPJU non line system dilakukan mulai H-3 Hari Suci Nyepi, sedangkan yang dengan line system dipadamkan pada Sabtu (29/3) mulai pukul 20.00 Wita. Kemudian LPJU TS smart system yang ada di wilayah Kecamatan Gerokgak dan Seririt, pemadaman dilakukan mulai H-5 Nyepi.

Gunawan mengatakan, untuk LPJU TS akan dimatikan secara manual saja, dengan mematikan arus listriknya, juga mematikan sementara baterainya. Ini terjadi, sebab sebelumnya pernah dilakukan pemadaman menggunakan remote control, namun ternyata saat malam Hari Suci Nyepi lampu tersebut menyala kembali. 

Menariknya, Dishub Buleleng juga mengajari perbekel-perbekel untuk mematikan LPJU dengan line system. Sehingga mereka dapat mematikan dan menghidupkan sendiri lampu-lampu tersebut, sebelum Nyepi caka 1947.

”Mulai Kamis (27/3) kami sudah matikan lampu yang di pelosok desa, terutama non line system. Kami sisir dari yang terjauh dulu, dari wilayah barat, timur, dan selatan. Kalau di wilayah Kota Singaraja, usai pengerupukan baru kami matikan,” lanjutnya. 

Dishub Buleleng akan mulai menghidupkan kembali LPJU, TL, WL, dan LPJU TS pada Minggu (30/3) mulai pukul 15.00 Wita. Tim akan bergerak secepatnya, sehingga saat malam hari Kota Singaraja dan Kabupaten Buleleng dapat kembali terang.[*]

Editor : Hari Puspita
#nyepi #lampu #pemadaman #dishub #buleleng