Umat Konghucu di Kabupaten Buleleng mulai ersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Senin (16/2/2026) mendatang. Perayaan tahun ini akan dipusatkan di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio dengan rangkaian ritual yang sarat makna.
KESIBUKAN tampak terlihat di sejumlah sudut di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio .
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada Selasa (10/2) malam dengan ritual Song Shen Shang Tian atau mengantar para dewa ke langit, diikuti dengan pembersihan altar dan rupang (kimsin) pada keesokan harinya.
Makna Tahun Kuda Api
Ketua TITD Ling Gwan Kiong, Wirasanjaya (Cong San), menjelaskan bahwa meski pesta kembang api pada malam pergantian tahun nanti tidak digelar semeriah tahun-tahun sebelumnya, makna ritual tetap menjadi prioritas utama.
"Tahun ini adalah Kuda Api, simbol kekuatan dan tenaga yang besar. Akan ada banyak gejolak, sehingga kunci utamanya adalah pengendalian diri," jelas Cong San.
Puncak perayaan akan ditutup dengan sembahyang Cap Go Meh serta ritual tolak bala (Cisuak) pada Selasa (3/3/2026).
Bagi umat di Buleleng, tradisi bunyi-bunyian dan api dalam perayaan ini merupakan simbol untuk menekan energi negatif agar kekuatan positif dapat tumbuh di tahun yang baru.[*]
Editor : Hari Puspita