SINGARAJA, Radar Bali.id– Menjelang momentum langka jatuhnya Hari Suci Nyepi dan bulan suci Ramadan yang berdekatan pada Maret 2026, Polres Buleleng resmi menggelar Operasi (Ops) Cipkon Agung 2026.
Operasi selama delapan hari ini (1–8 Maret) bertujuan memastikan situasi kamtibmas di wilayah Bali Utara tetap kondusif.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyatakan bahwa kedekatan dua hari besar keagamaan ini diprediksi akan meningkatkan aktivitas masyarakat secara drastis, mulai dari pusat perbelanjaan hingga tempat ibadah.
"Operasi ini merupakan langkah strategis untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, serta mereka yang bersiap merayakan Nyepi dan Idulfitri," jelas AKBP Ruzi, Minggu (1/3/2026).
Sebanyak 55 personel inti Polres Buleleng dibantu seluruh jajaran Polsek dikerahkan dalam operasi ini. Pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, seperti patroli di objek vital dan kawasan permukiman, guna menekan angka kriminalitas serta kecelakaan lalu lintas.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan. "Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami optimistis dengan sinergi masyarakat, Buleleng akan tetap tertib dan kondusif selama periode hari raya ini," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita