SINGARAJA, Radar Bali,id – Pemerintah Provinsi Bali bergerak cepat menangani dampak banjir bandang di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memastikan akan merelokasi empat kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak parah, bahkan ada yang rata dengan tanah tersapu arus.
Langkah relokasi ini diambil guna menjauhkan warga dari trauma, mengingat lokasi tersebut sudah lima kali diterjang luapan air. Nantinya, bekas lahan hunian warga akan dialihfungsikan menjadi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang lebih representatif sekaligus area evakuasi darurat.
"Kami sudah berkoordinasi dan warga bersedia pindah. Bagi keluarga yang sama sekali tidak memiliki lahan baru, pemerintah akan mencarikan solusi melalui tim appraisal untuk pengadaan tanah," ujar Giri Prasta saat meninjau lokasi, Rabu (11/3).
Giri Prasta berjanji akan membangunkan "Rumah Sehat Layak Huni" dengan fasilitas lengkap bagi para korban. Selain urusan hunian, Wagub juga menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp800 ribu per siswa kepada 66 pelajar SDN 5 Banjar yang terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah yang rusak agar anak-anak kembali bersemangat belajar.[*]
Editor : Hari Puspita