Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Liku-Liku PMI Berburu “Hujan Emas” di Negeri Orang: Kerja Keras Demi Membangun Rumah Ortu

Hari Puspita • Senin, 20 Maret 2023 | 02:03 WIB
keberangkatan PMI dari bandara (ilustrasi JPG/jawapos.com)
keberangkatan PMI dari bandara (ilustrasi JPG/jawapos.com)
SOSOK Ida Ayu Kade Yeni Priandari, 26, adalah salah satu di antara ratusan warga Jembrana yang mengadu nasib ke luar negeri menjadi PMI. Dengan pekerjaan selama 12 jam dalam sehari, pendapatan yang diperoleh juga cukup besar jika dibandingkan dengan gaji yang diterima saat bekerja di Bali.

Warga asal Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, menjadi PMI di Maladewa sejak 2019 lalu. Hingga saat ini, sudah empat kali berangkat ke Maladewa untuk bekerja sebagai bartender di bar. “Sudah empat kali, setiap kali berangkat beda resort. Karena di Maldives itu, satu pulau satu resort,” ujarnya.

Gadis saat ini pulang kampung karena libur selama satu bulan ini, sebelum menjadi PMI memang sudah bekerja sebagai bartender di Nusa Dua, Badung. Kemudian mendaftar sebagai PMI dengan pekerjaan yang sama. “Kalau dibandingkan sesaat kerja di Bali, dari segi penghasilan jauh lebih besar di Maldives,” ujarnya.

Salah satu motivasi bekerja di negara lain, karena penghasilan yang cukup besar. Sebulan mendapat gaji bersih Rp20 juta hingga Rp30 juta. Dengan gaji besar dibandingkan di Bali, sesua dengan pekerjaan yang dilakoni. Dalam seminggu waktu kerja 6 hari, setiap harinya 12 jam bekerja. “Setiap harinya, dalam 12 jam kerja ada waktu setiap 4 jam ada istirahatnya. Capek sih kerjanya, tapi saya enjoy saja,” ungkapnya.

Ke depan, Gek Yeni bercita-cita tetap tinggi di luar negeri. Australia menjadi negara tujuan tempat tinggal kelak. Sebelum mewujudkan cita-cita tinggal di Australia, Gek Yeni masih ingin membangunkan rumah untuk orangtuanya. (m.basir/editor: maulana sandijaya) Editor : Hari Puspita
#cover story radar bali #nasib PMI asal Bali #cover story #liku-liku PMI asal Bali